Darilaut – Pengelolaan sampah membutuhkan kerja kolaboratif dan berkelanjutan agar gerakan pemilahan sampah dapat menjadi budaya baru di tengah masyarakat.
Hal ini disampaikan Kepala Pusat Studi SDGs Center UNG, Raghel Yunginger. Raghel mengatakan pemilahan sampah dari sumbernya merupakan langkah penting untuk membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
”Komitmen bersama ini diharapkan menjadi fondasi perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah,” ujarnya.
Pusat Studi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable development goals (SDGs) Center UNG diarahkan untuk memperkuat kemitraan multi pihak dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.
Salah satunya dengan Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya. Belum lama ini telah dilaksanakan deklarasi Gerakan Pilah Sampah pada Selasa (19/5) sebagai langkah strategis dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan dari sumbernya.
Gerakan tersebut melalui Pernyataan Komitmen Bersama Pemilahan Sampah dari Sumbernya se-Kecamatan Dumbo Raya yang turut didukung oleh SDGs Center Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Deklarasi ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk membangun kesadaran masyarakat agar mulai memilah sampah sejak dari rumah tangga, tempat usaha, sekolah, perkantoran, hingga fasilitas publik.



