Minggu, Oktober 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

redaksi
7 September 2026
Kategori : Berita
0
Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

Peta hotspot kebakaran di Pulau Kalimantan, Senin (7/9). GAMBAR: HOTSPOT BRIN

Darilaut – Pulau Kalimantan memiliki lahan gambut yang cukup luas dan kandungan batu bara melimpah. Sejatinya, ”potensi lahan gambut tropis dengan luas 5,4 juta hektar di Pulau Kalimantan sangat penting untuk penyimpanan karbon dan menyediakan beragam jasa ekosistem, termasuk habitat bagi keanekaragaman hayati, pengaturan air, dan pengendalian polusi,” menurut Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

Lahan gambut dijabarkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai tanah lunak dan basah, terdiri atas lumut dan bahan tanaman lain yang membusuk — biasanya terbentuk di daerah rawa atau di danau yang dangkal, sedangkan batu bara adalah arang yang diambil dari dalam tanah, berasal dari tumbuhan darat, tumbuhan air, dan sebagainya yang telah menjadi batu.

Ekosistem lahan gambut dan batu bara rentan terbakar. Apalagi di musim kemarau berkepanjangan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, mengatakan, hujan merupakan cara paling efektif untuk memadamkan api, terutama pada lahan gambut yang menjadi karakteristik utama kebakaran di Kalimantan Barat.

Karakter lahan gambut berbeda dengan lahan biasa. Api di lahan gambut bisa terus menyala di bawah permukaan meski bagian atasnya sudah dipadamkan. Karena itu perlu penyiraman terus menerus, dan hujan adalah cara paling efektif.

Halaman 1 dari 16
12...16Selanjutnya
Tags: Batu BaraBMKGBNPBKalimantanKebakaran Hutan dan LahanLahan GambutSebaran Asap
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Jalur Penyeberangan Selat Sunda Tidak Terganggu Letusan Gunung Anak Krakatau

Next Post

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Postingan Terkait

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

25 Oktober 2026
6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

25 Oktober 2026

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Next Post
Penutupan 8 Bandara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menhub: Pastikan Pemeriksaan Pesawat Sebelum Beroperasi

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

TERBARU

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

Selama 200 Tahun Terjadi 510 Kali Gempa Merusak di Indonesia

Bibit Siklon Tropis 95S Berada di Selatan Kepulauan Aru

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Gempa di Jawa Timur Merusak Ribuan Rumah

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.