Rabu, Juli 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

redaksi
23 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Provinsi Ituri di Kongo timur Republik Demokratik Kongo, termasuk di antara daerah yang paling parah terkena dampaknya. FOTO: UN NEWS

Darilaut – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang mengirimkan personel darurat, dana, dan pasokan ke Kongo timur Republik Demokratik Kongo (DRC) untuk melawan wabah Ebola. Wabah yang saat ini belum ada vaksin, telah berkembang pesat dan menyebar di provinsi-provinsi yang dilanda konflik.

Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) pada hari Jumat telah menaikkan penilaian risiko nasional untuk DRC menjadi “sangat tinggi” – meskipun risiko global tetap “rendah”.

Melansir UN News, sejauh ini, 82 kasus dan tujuh kematian telah dikonfirmasi di DRC, tetapi WHO mengatakan skala sebenarnya dari wabah tersebut kemungkinan jauh lebih besar. Diduga hampir 750 kasus dan 177 kematian.

Wabah ini terjadi di tengah pertempuran yang intensif, pengungsian massal, dan ketidakpercayaan yang mendalam terhadap otoritas luar, yang dipicu oleh rumor dan informasi yang salah.

Sebuah rumah sakit di provinsi Ituri pada hari Kamis dibakar oleh kerabat yang marah setelah pihak berwenang menolak untuk menyerahkan jenazah anggota keluarga yang meninggal, karena takut terkontaminasi, menurut laporan.

Sementara itu, dua kasus – terkait perjalanan dari DRC – telah dikonfirmasi di Uganda, termasuk satu kematian.

Dua warga negara Amerika – termasuk seorang dokter digambarkan sebagai “kontak berisiko tinggi” – telah dipindahkan ke Eropa untuk perawatan atau pemantauan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: PBBRepublik Demokratik KongoVirus EbolaWabah EbolaWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Next Post

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Postingan Terkait

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

8 Juli 2026
Pajak Perusahaan Over the Top Dapat Memperkuat Ekosistem Media

Pajak Perusahaan Over the Top Dapat Memperkuat Ekosistem Media

8 Juli 2026

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

Hamparan Laut di Pasifik Barat Daya Termasuk Indonesia Semakin Panas, Tutupan Es di Papua Akan Menghilang

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

Next Post
Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

TERBARU

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

Pajak Perusahaan Over the Top Dapat Memperkuat Ekosistem Media

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

AmsiNews

REKOMENDASI

Lahan Basah Buatan di Irak Selatan Salah Satu Solusi Berbasis Alam

Berkas Perkara Kapal yang Diduga Muat BBM Ilegal Rampung

KMP Yunice Terbalik dan Tenggelam di Perairan Gilimanuk

Mengapa Probabilitas Jadi Kunci Prakiraan Cuaca Masa Depan

Badai Tropis Florita Akan Mendarat di Filipina

Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Penentu Transisi untuk Memulai New Normal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.