Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 12,2 meter (40 feet), kata JTWC.
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) menginformasikan pada Kamis pukul 01.00 intensitas Gaemi telah melemah menjadi angin topan yang kuat.
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di selatan 150 km (80 NM) dan utara 95 km (50 NM).
Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di tenggara 600 km (325 NM) dan barat-laut 500 km (270 NM).
Melansir Focustaiwan.tw, sedikitnya tiga orang tewas ketika Topan Gaemi mendekati Taiwan pada hari Rabu. Topan ini membawa angin kencang dan hujan lebat.
Dua orang tewas dan 227 terluka di berbagai bagian negara itu, kata Central Emergency Operations Center (CEOC).
Sementara itu, Wang Chin-sheng, sedang mengendarai ekskavator mekanis di jalan ketika kendaraan terbalik di jalan yang licin.
Wang terjepit di bawah kendaraan dan kemudian dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit, kata pihak berwenang setempat.
CEOC telah memperingatkan bahwa dampak Gaemi di negara itu akan paling signifikan mulai Rabu malam, ketika topan diperkirakan akan mendarat di pantai timur Taiwan, hingga Kamis.
22 kota dan kabupaten di Taiwan telah mengumumkan penutupan sekolah dan kantor pada hari Kamis.




