Darilaut – Bibit Siklon Tropis 91W dapat memberikan dampak berupa hujan, angin kencang dan gelombang laut tinggi di Maluku Utara dan Papua Barat.
Saat ini bibit 91W berada di utara timur laut Manokwari, Provinsi Papua Barat, atau selatan tenggara Palau, Samudra Pasifik bagian barat, pada Selasa (13/1).
Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bibit siklon tropis 91W memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia.
Dampak dalam 24 Jam hingga 14 Januari 2026 pukul 07.00 WIB berupa hujan sedang – lebat di Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.
Angin kencang di Maluku Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
Sementara itu, tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di Laut Maluku, Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Biak, Perairan Serui, Teluk Cendrawasih dan Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.
Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di Perairan Utara Manokwari dan dan Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya, kata BMKG.
Prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas sistem ini diprakirakan meningkat secara perlahan. Hal ini ditandai dengan pola sirkulasi yang semakin tertutup dan peningkatan kecepatan angin maksimum yang berkisar sekitar 20-25 knot di sebelah utara sistem dengan pergerakan ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia.




