Namun sistem ini terpantau membentuk daerah konvergensi memanjang dari Aceh hingga Teluk Benggala bagian tenggara, kata Deputi Bidang Meteorologi.
Sementara Pusat Tekanan Rendah terpantau di Laut China Selatan dan Samudra Hindia selatan NTT yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Laut China Selatan, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara, dan dari NTB hingga NTT.
Pusat Tekanan Rendah yang berada di Laut China Selatan menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) dari Laut Filipina hingga Laut China Selatan.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis, pusat tekanan rendah, konvergensi dan di sepanjang low level jet tersebut.





Komentar tentang post