Darilaut – Gempa merusak yang mengguncang Haiti, Sabtu (14/8) pagi waktu setempat atau malam dipicu sesar aktif. Gempa ini terjadi pada Sabtu (14/8) pagi pukul 08.29 waktu setempat atau pukul 19.29 WIB.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa Haiti malam ini merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas Zona Sesar Enriquillo-Plantain Garden (Enriquillo-Plantain Garden Fault Zone – EPGFZ).
Zona Sesar ini dikenal sangat aktif secara seismik dan merupakan salah satu generator gempa kuat di Haiti yang beberapa kali memicu gempa destruktif.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa ini terletak pada koordinat 73,44° BB dan 18,34° LU. Tepatnya di darat pada jarak sekitar 12 km arah timurlaut Saint-Louis du Sud atau 126 km arah baratdaya Port-au-Prince, Ibukota Haiti. Pusat gempa berada di kedalaman hiposenter 10 km.
Catatan menunjukkan bahwa gempa merusak terakhir yang terjadi di Haiti sebelumnya adalah Gempa Port-au-Prince magnitudo 7,0 pada 12 Januari 2010.
Gempa ini sangat merusak dgn jumlah korban jiwa yang sangat fantastik yaitu mencapai lebih dari 220,000 orang meninggal dunia.
Selain itu, lebih dari 300,000 orang menderita luka-luka. Gempa Haiti magnitudo 7,1 yang terjadi malam ini mengingatkan kita akan peristiwa mengerikan pada 11 tahun silam.
Gempa besar Haiti yang bersumber di jalur sesar ini diantaranya adalah: Gempa Jamaika tahun 1692 (M7,5) yang menghancurkan Port Royal. Gempa Hispaniola tahun 1751, Gempa Port-au-Prince tahun 1770 (M7,5),
Gempa Kingston tahun 1907 yang merusak di Jamaika, dan terakhir adalah Gempa Port-au-Prince yang terjadi pada 12 Januari 2010 (M7,0).
Gempa besar bersejarah lainnya di Haiti adalah gempa merusak pada tahun 1860, 1761, 1684, 1673, dan 1618 yang juga berkaitan dengan aktivitas sumber gempa Zona Sesar Enriquillo-Plantain Garden.
Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Bencana BMKG, Daryono, Sabtu (14/8) malam mengatakan, gempa Haiti malam ini berpusat di darat dan diestimasi bersifat destruktif mencapai skala intensitas VIII-IX MMI.
Laporan sementara menyebutkan telah terjadi kerusakan bangunan di beberapa tempat di Semenanjung Tiburon, Haiti, sebagai dampak guncangan gempa kuat yang terjadi.
Sekadar mengingatkan, kata Daryono, bencana bisa saja terjadi di tengah bencana lainnya. Badai Tropis Grace akan melanda Haiti dalam waktu sekitar 3 hari pasca gempa M7.2 malam ini.
Sementara itu, Sabtu malam gempa mengguncang Alaska M6,9. Gempa berada di kedalaman hiposenter 21 km dan berpusat di laut sekitar 117 km tenggara Perryville, Alaska.
Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa Alaska malam ini terjadi di dalam zona gempa susulan magnitudo 8,2 yang terjadi pada beberapa minggu yang lalu.
