“Sinergi ini memastikan informasi ancaman diterima dengan cepat dan ditindaklanjuti secara efektif oleh semua pihak, sehingga mampu memitigasi risiko dan mencapai keselamatan masyarakat secara maksimal,” ujar Andri.
91S Dekat Pulau Enggano
Bibit siklon tropis 91S bergerak ke tenggara dan saat ini berada di dekat Pulau Enggano, Bengkulu, pada Kamis (11/12) dini hari.
Sistem ini terletak di barat daya dari daratan Provinsi Bengkulu Pulau Sumatra atau barat Lampung dan Jakarta.
91S (T 05U) saat ini terletak di dekat Sumatra, Indonesia. Sistem ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Menurut JTWC, 91S mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 45–50 km per jam (23–28 knot).
Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1007 hPa (hektopaskal), kata JTWC.
Analisis JTWC menunjukkan lingkungan yang menguntungkan untuk perkembangan dengan geser angin rendah 20–30 km per jam (10–15 knot).
Aliran keluar ke arah kutub yang baik dan suhu permukaan laut yang hangat sebesar 28–29°C.




