Selain Bone Pantai, kekeringan juga terjadi di Kecamatan Suwawa Selatan yang meliputi Desa Libungo, Desa Pancuran, dan Desa Molingtogupo. Pendataan juga dilakukan di Kecamatan Kabila Bone dengan Desa Modelomo sebanyak 120 KK atau 219 jiwa terdampak, Kecamatan Bulango Timur di Desa Bulotalangi Timur sebanyak 7 KK atau 19 jiwa, serta Kecamatan Tilongkabila yang meliputi Desa Butu, Tamboo, Lonuo, dan Duano.
Di Kabupaten Gorontalo, wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Boliyohuto, Tibawa, Pulubala, dan Bongomeme.
Kecamatan Boliyohuto jumlah terdampak 495 KK atau 1.624 jiwa, tersebar di Desa Iloheluma, Parungi, Dulohupa, dan Motoduto. Pendataan juga masih berlangsung di Kecamatan Tibawa, Pulubala, dan Bongomeme.
Adapun di Kabupaten Gorontalo Utara, kekeringan terjadi di Kecamatan Tomilito, tepatnya Desa Bulango Raya yang meliputi Dusun Somulango, Dusun Sangobungo, dan Dusun Sangobungo Utara dengan total 296 KK atau 916 jiwa terdampak.
Hingga saat ini, Kabupaten Gorontalo telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, yang berlaku selama 90 hari, mulai 20 Juli hingga 17 Oktober 2026. Sementara Kabupaten Gorontalo Utara telah mengajukan penetapan status siaga darurat dan masih menunggu keputusan pemerintah daerah, sedangkan Kabupaten Bone Bolango tengah memproses usulan serupa.




