WMO merupakan salah satu dari sepuluh badan PBB yang mendukung Seruan Aksi Sekretaris Jenderal untuk Panas Ekstrem, yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama global guna mengurangi dampak panas melalui kebijakan ekonomi dan sosial.
Fokus utamanya adalah membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri, sejalan dengan Perjanjian Paris 2015.
Darurat Kesehatan
Menurut perkiraan WMO dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), peningkatan sistem peringatan kesehatan akibat panas di 57 negara saja dapat menyelamatkan hampir 100.000 jiwa setiap tahunnya.
“Jaringan kami menghubungkan sains, kebijakan, dan aksi agar tidak ada komunitas yang tertinggal dalam upaya adaptasi terhadap perubahan iklim yang akan terus memperburuk panas ekstrem di tahun-tahun mendatang,” ujar Joy Shumake-Guillemot, pimpinan Program Gabungan Iklim dan Kesehatan WHO-WMO dan salah satu pimpinan Jaringan Informasi Panas-Kesehatan Global (GHHIN).
“Ini bukan sekadar masalah iklim, ini darurat kesehatan masyarakat,” ujarnya.




