Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia: Memanen Kakao Tanpa Merusak Hutan Cagar Alam

redaksi
9 Agustus 2025
Kategori : Berita
0
Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia: Memanen Kakao Tanpa Merusak Hutan Cagar Alam

Kakao menyumbang 12 persen dari total ekspor Kamerun, dan di banyak komunitas adat yang terpinggirkan, kakao merupakan tanaman ekspor utama. FOTO: Will Swanson/UNEP

Darilaut – Perkebunan kakao telah lama menjadi pendorong deforestasi (penebangan hutan) di Kamerun, Afrika Tengah. Deforestasi ini termasuk di dalam kawasan pelestarian alam.

Sejak tahun 2021 kondisi ini berubah melalui proyek yang dipimpin oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP). Petugas penyuluh pertanian menunjukkan petani cara meningkatkan hasil panen mereka tanpa membuka lahan, yang penting untuk melestarikan hutan hujan – dan satwa liar – yang mengelilingi pertanian mereka.

Rene Etoua Meto’o mengelola perkebunan kakao kecil di luar Cagar Alam Dja Kamerun, salah satu bentangan hutan hujan utuh terbesar di dunia.

Di sini, gajah, simpanse, dan puluhan hewan lainnya berbagi ruang dengan pohon kakao Masyarakat Adat Baka, yang telah tinggal di hutan lebat Cekungan Kongo selama beberapa generasi.

Namun, banyak orang di daerah ini telah lama terpaksa mengais rezeki di pinggiran cagar alam.

“Keluarga saya sekarang mendapatkan harga premium untuk kakao kami, yang memungkinkan kami bertahan hidup dan berinvestasi,” kata Meto’o, seorang ayah tiga anak berusia 26 tahun, seperti dikutip dari Unep.org.

Pelatihan merupakan bagian dari upaya konservasi yang lebih besar yang dipimpin oleh UNEP. Tujuannya: melindungi hutan hujan dan lahan gambut yang hampir punah di delapan negara di Cekungan Kongo dengan meningkatkan taraf hidup masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Hari Internasional Masyarakat Adat SeduniaKakaoKamerunMasyarakat AdatUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Darurat Keesehatan, WMO: Seluruh Dunia Mengalami Panas Ekstrem

Next Post

Puluhan Rumpon Ilegal Filipina Ditertibkan di Laut Sulawesi

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
Puluhan Rumpon Ilegal Filipina Ditertibkan di Laut Sulawesi

Puluhan Rumpon Ilegal Filipina Ditertibkan di Laut Sulawesi

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

ISKINDO Matangkan Ekspedisi Pinisi 2018-2019

Kaleng, Karung, Kemasan, Botol dan Gelas Plastik Dibersihkan di Bawah Laut Tamboo

Masyarakat Tak Boleh Mendekati Gunungapi Anak Krakatau Radius 2 Kilometer

Badai Jasper Menuju Pantai Utara Queensland, Australia

Film Dirty Vote Ditonton Lebih Dari 15 Juta Kali di Youtube

Warga Dumai Meninggal Setelah Diterkam Buaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.