Dari struktur industri, Jawa Barat memimpin jumlah industri besar dan sedang, menandakan kekuatan pada basis produksi dan manufaktur.
Seluruh gambaran ini, menurutnya, daya saing bukan konsep abstrak, melainkan realitas yang bisa diukur, dibandingkan, dan ditingkatkan.
Peluncuran IDSD mempertegas sinergi antara BRIN sebagai pengembang instrumen analitik dan BPS sebagai penyedia data resmi negara. Kolaborasi ini memastikan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah berbasis pada evidence-based policy.
BPS juga mengajak para pemangku kepentingan memanfaatkan publikasi statistik berjenjang serta aplikasi Allstat untuk mengakses data dalam genggaman.
“Dengan dukungan data yang semakin presisi dan mutakhir, IDSD diharapkan menjadi kompas transformasi daerah dan mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif, pemerataan yang lebih kuat, dan inovasi yang lebih merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.




