Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit siklon tropis 93W telah berkembang menjadi depresi tropis di Laut Filipina atau utara timur laut Halmahera, Maluku Utara, pada Kamis (4/12).

Siklon tropis dengan nama Filipina “Wilma” tersebut bergerak lambat di timur Samar Utara, Laut Filipina.

Wilma diperkirakan akan bergerak ke arah barat daya hingga Sabtu (6/12) sebelum berbelok ke arah barat daya,  Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) dalam buletin informasi yang dikeluarkan Kamis sore.

Berdasarkan perkiraan lintasan, pusat Wilma kemungkinan akan mencapai daratan pertamanya di Visayas Timur atau Kepulauan Dinagat, pada Jumat (5/12) malam dan Sabtu pagi.

Setelah itu, menurut PAGASA, badai akan terus melintasi Visayas hingga Minggu (7/12). Badai kemudian akan muncul di atas Laut Sulu dan kemungkinan akan melewati Palawan utara antara Minggu (7/12) malam dan Senin (8/12) pagi.

PAGASA memperkirakan Wilma akan sedikit menguat sebelum mencapai daratan, tetapi kemungkinan akan tetap menjadi depresi tropis.

Penguatan lebih lanjut kemungkinan akan terjadi setelah muncul di Laut Filipina Barat, kata PAGASA.

Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan pada Kamis pukul 16.00, depresi tropis yang terletak di perairan timur Filipina berpusat sekitar 840 kilometer tenggara Manila.

Depresi ini diperkirakan bergerak ke barat daya dengan kecepatan sekitar 18 kilometer per jam menuju Filipina bagian tengah dan selatan, kata HKO.

Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) sistem ini mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 35–45 km per jam (18–23 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1004 hPa (hektopaskal).

Analisis menunjukkan kondisi yang menguntungkan untuk perkembangan dengan geseran angin yang rendah (15 knot atau kurang), aliran keluar yang baik ke arah kutub di atas permukaan laut, dan suhu permukaan laut yang hangat (27–28°C).

Exit mobile version