Darilaut – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengirimkan bantuan 300 paket hygiene kit untuk penyintas banjir di Pakistan, Jumat (23/9).
Sebelumnya DMC Dompet Dhuafa telah mendistribusikan 120 paket sembako melalui We Care Foundation, jaringan mitra lokal di Pakistan.
Chief Executive DMC Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit, mengharapkan melalui distribusi ini mampu menjadi contoh dan semangat bagi pegiat kemanusiaan lainnya dalam membantu sesama saudaranya di Pakistan.
Haryo mengatakan akan terus mengupayakan yang terbaik untuk pelayanan bagi penyintas terdampak banjir di Pakistan.
Dalam waktu dekat, DMC Dompet Dhuafa juga akan mengirimkan tim yang ada di Indonesia menuju lokasi terdampak banjir di Pakistan.
“Semoga keselamatan selalu menyertai para pegiat kemanusiaan yang berada di lapangan dan juga untuk penyintas banjir di Pakistan, ” kata Haryo.
DMC Dompet Dhuafa, Jumat, mengirimkan 300 paket hygiene kit melalui jaringan Forum Zakat (FOZ), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera dibagikan kepada penyintas banjir di Pakistan.
Bantuan ini atas inisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK).
Achmad Thaher dari Direktorat Pengelolalan Logistik dan Peralatan BNPB menyampaikan terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas bantuannya. Bantuan ini akan disalurkan bersama barang bantuan BNPB
Selain itu untuk menjadi bukti untuk memperkuat hubungan kerja sama bilateral antara negara Asia yang juga merupakan negara yang rawan akan bencana alam.
Sebelumnya pemerintah Indonesia telah mengirimkan dana bantuan sebesar USD 500.000 untuk pemerintah Pakistan dalam upaya penanggulangan bencana banjir di Pakistan.
Kali ini pemerintah Indonesia kembali mengirimkan bantuan barang-barang yang dibutuhkan penyintas bencana banjir di Pakistan.
Selain bantuan tersebut, Pemerintah juga secara kolektif menghimpun bantuan dari berbagai NGO yang berada di Indonesia.
Dompet Dhuafa sebagai salah satu anggota FOZ dan juga Humanitarian Forum Indonesia (HFI), sebuah forum jaringan NGO Filantropi Islam turut serta dalam aksi penanggulangan banjir di Pakistan.
Catatan United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) dalam laporan Weekly Regional Humanitarian Snapshot (19 September 2022) hampir 2 juta rumah terkena dampak banjir. Sebanyak 788.000 rumah hancur sebagian dan 7,8 juta hancur total.
Selain itu, sekitar 12.700 kilometer jalan rusak dan lebih dari 370 jembatan rusak sebagian atau hancur.
Secara total, 1.559 orang telah meninggal dunia, dan 12.850 menderita luka-luka akibat banjir dahsyat.
Perkiraan awal berdasarkan data yang tersedia saat ini menunjukkan bahwa sekitar 7,6 juta orang mengungsi sementara.
Diperkirakan 973.632 ternak mati akibat banjir berminggu-minggu. Pemerintah Pakistan telah menyatakan 81 distrik di Balochistan (32), Sindh (23) dan Khyber Pakhtunkhwa (17), Gilgit-Baltistan (6), dan Punjab (3) sebagai daerah bencana.
