Partisipasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kompetensi akademisi UNG memiliki ruang untuk berkontribusi dalam diskursus global, khususnya pada isu-isu strategis yang berkaitan dengan kepemimpinan, kesehatan, kesejahteraan, dan pembangunan manusia.
Keterlibatan akademisi dalam forum internasional turut memperkuat semangat untuk mendorong dosen agar aktif membangun jejaring, berbagi pengetahuan, serta mengambil peran dalam forum akademik dan profesional berskala global.
Keikutsertaan Arfiani di Women’s Leadership Conference 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi civitas academica UNG, khususnya para dosen dan perempuan akademisi, untuk terus mengembangkan kapasitas, memperluas jejaring internasional, dan berkontribusi dalam berbagai forum strategis di tingkat nasional maupun global.




