Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Naskah Seruan Penanggulangan Destructive Fishing dan Illegal Fishing di Gorontalo Utara

redaksi
28 September 2025
Kategori : Kajian
0
Naskah Seruan Penanggulangan Destructive Fishing dan Illegal Fishing di Gorontalo Utara

Yahya Alamri. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Oleh : Yahya Alamri, Konsorsium Rakyat Pantura/KONTRA

Kabupaten Gorontalo Utara dikenal sebagai wilayah pesisir dengan garis pantai yang panjang dan wilayah perairan yang luas. Laut bukan hanya bentangan air semata, melainkan sumber kehidupan bagi ribuan nelayan tradisional, penopang ekonomi keluarga, dan masa depan pangan daerah.

Namun hari ini, laut Gorontalo Utara berada dalam ancaman serius. Aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak (bom ikan) atau destructive fishing, serta illegal fishing seperti penggunaan alat tangkap terlarang, hingga penangkapan ikan tanpa izin telah menjadi penyakit kronis.

Bahkan kegiatan pengeboman ikan sampai terjadi kejar-kejaran antara aparat dan pelaku di tengah laut.

Fakta ini menunjukkan bahwa kerusakan tidak lagi berada di titik peringatan, melainkan sudah di ambang darurat ekologis dan sosial.

Kerugian aktivitas ini bukan hanya soal ikan yang dicuri atau pelaku yang melarikan diri. Tapi yang jauh lebih berbahaya adalah hancurnya ekosistem laut secara perlahan tapi pasti.

Ledakan bom ikan tidak hanya membunuh ikan dewasa, tetapi juga menghancurkan terumbu karang, mematikan larva, dan memutus seluruh rantai kehidupan bawah laut.

Alat tangkap destruktif, menyeret dasar laut hingga tak tersisa ruang bagi biota untuk berkembang biak. Jika laut adalah lumbung pangan, maka praktik ilegal ini sama dengan membakar lumbung tersebut dengan sengaja.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Bom Ikandestructive fishinggorontalo utaraillegal fishinglaut sulawesiYahya Alamri
Bagikan12Tweet7KirimKirim
Previous Post

Sebagai Penggerak Transformasi Positif Sektor Pariwisata Menyediakan Pekerjaan Bagi Ratusan Juta Orang

Next Post

Topan Bualoi Mendarat di Vietnam, 1 Tewas dan 4 Hilang

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Hajar: Ratu Zamzam

16 Oktober 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

15 Oktober 2026

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Next Post
Topan Bualoi Mendarat di Vietnam, 1 Tewas dan 4 Hilang

Topan Bualoi Mendarat di Vietnam, 1 Tewas dan 4 Hilang

TERBARU

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

AmsiNews

REKOMENDASI

Pelabuhan Anggrek Gorontalo Memiliki Konektivitas Dengan Negara Timur Jauh

Banyak Karya Intelektual FPIK Universitas Brawijaya Berpotensi Paten

Salju Abadi di Pegunungan Jayawijaya di Ambang Kepunahan

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

SNPMB 2025 Terbesar di Dunia, Eduart Wolok Ingatkan Modus Kecurangan Makin Canggih

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.