Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2026 mencapai 5,47 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini meningkat dibandingkan triwulan II 2026 sebesar 5,29 persen dan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,04 persen.
Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi dengan pertumbuhan 5,04 persen. Komponen ini menyumbang 2,62 poin terhadap pertumbuhan nasional. Sementara itu, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi tumbuh 6,06 persen.
Adapun dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 1,20 poin terhadap pertumbuhan ekonomi. Sektor perdagangan dan konstruksi turut memberikan andil terhadap ekspansi ekonomi nasional.



