Darilaut – El Niño sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif masih memengaruhi kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan Oktober 2026.
Selama 10 hari terakhir, lebih dari 6.900 titik panas (hotspot)tersebar di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi tercatat paling banyak di Kalimantan Tengah, yakni 3.794 titik. Jumlah berikutnya terpantau di Sumatera Selatan sebanyak 1.595 titik dan Papua Selatan sebanyak 1.516 titik.
Seiring dengan perkembangan tersebut, sebaran asap juga masih terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kondisi ini memperkuat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi karhutla di wilayah terdampak.
Suhu Udara
Menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG, pada 21 Oktober 2026, suhu udara maksimum mencapai 39.2°C di Lampung serta 39°C di Jawa Barat. Adapun di Kalimantan Selatan, suhu maksimum sebesar 38.7°C tercatat pada 20 Oktober 2026.
Kombinasi antara berkurangnya tutupan awan dan terbatasnya ketersediaan air hujan dapat mengintensifkan pemanasan permukaan pada siang hari serta mempercepat penurunan kadar air vegetasi, yang pada akhirnya meningkatkan kerentanan terhadap kebakaran hutan dan lahan.




