FK UNG Cetak Prestasi Nasional Lewat Delegasi IMSEP 2025

FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Salah satu mahasiswa berprestasinya, Taufiqullah Zaki Barwadi, berhasil lolos sebagai Delegasi Nasional Indonesian Medical Students Exchange Program (IMSEP) 2025, sebuah program pertukaran mahasiswa kedokteran yang bergengsi dan diminati oleh mahasiswa kedokteran seluruh Indonesia.

Keberhasilan Taufiqullah tidak diraih secara instan. Ia harus melalui tahapan seleksi yang sangat ketat dan kompetitif, mengingat IMSEP merupakan program pertukaran berskala nasional yang hanya menerima peserta dengan rekam jejak unggul dan kemampuan akademik serta non-akademik yang teruji. Proses seleksi tersebut meliputi penilaian administrasi, wawancara mendalam, hingga asesmen menyeluruh terhadap prestasi akademik, pengalaman organisasi, serta kontribusinya dalam kegiatan kemahasiswaan dan sosial.

Dalam keterangan resmi fakultas, Taufiqullah mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat mewakili UNG dalam ajang nasional tersebut. Menurutnya, kesempatan ini merupakan peluang besar untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan kapasitas diri, serta mengenal sistem pendidikan kedokteran dari berbagai institusi di Indonesia.

“Saya berharap dapat membawa nama baik Fakultas Kedokteran UNG sekaligus mendapatkan pengalaman yang bermanfaat untuk pengembangan kompetensi saya sebagai calon dokter,” ujar Taufiqullah.

Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.GK, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh mahasiswanya itu. Ia menilai bahwa keberhasilan Taufiqullah menjadi delegasi nasional IMSEP 2025 merupakan bukti bahwa mahasiswa FK UNG memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa mahasiswa kita terus berkembang dan mampu menembus seleksi nasional yang sangat kompetitif.”

Cecy menambahkan bahwa pengalaman mengikuti program pertukaran mahasiswa seperti IMSEP bukan hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga memberikan bekal penting berupa keterampilan interpersonal, kemampuan adaptasi, serta relasi profesional yang sangat diperlukan dalam dunia kesehatan.

“Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat memperluas wawasan, keterampilan, serta jejaring profesional yang akan menjadi modal berharga bagi masa depan.”

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa FK UNG memiliki komitmen kuat untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa agar dapat berkembang melalui berbagai program mobilitas dan pertukaran. Keikutsertaan mahasiswa dalam IMSEP dinilai sejalan dengan upaya fakultas dalam menghasilkan sumber daya medis yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan kesehatan yang profesional.

“Melalui partisipasi mahasiswa dalam program seperti ini, kami berharap dapat memperkuat posisi fakultas sebagai institusi yang melahirkan dokter-dokter berkualitas dan siap berkiprah di tingkat nasional.”

Program Indonesian Medical Students Exchange Program sendiri merupakan platform yang mempertemukan mahasiswa kedokteran dari berbagai kampus di Indonesia untuk berbagi praktik, pengetahuan, serta pengalaman klinis. Lewat program ini, peserta berkesempatan mengikuti kegiatan perkuliahan, workshop, diskusi ilmiah, hingga observasi lapangan di institusi kesehatan yang menjadi mitra program. IMSEP juga menjadi wadah bagi mahasiswa kedokteran untuk memahami tantangan dan perkembangan dunia medis di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan terpilihnya Taufiqullah Zaki Barwadi sebagai delegasi nasional, Fakultas Kedokteran UNG berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berupaya meningkatkan kemampuan dan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi serta program nasional. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa FK UNG memiliki potensi besar dalam mencetak tenaga medis muda yang kompeten, berkarakter, dan siap mengabdi untuk masyarakat.

Exit mobile version