Kamis, Oktober 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

redaksi
25 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Markhor, spesies kambing liar yang berasal dari daerah pegunungan di Asia Tengah dan Selatan. FOTO: Adobe Stock/JackF/UN.ORG

Darilaut – Markhor saat ini hampir terancam punah. Kambing liar yang yang berasal dari daerah pegunungan Asia Tengah dan Selatan itu jumlah individu dewasa di dunia sekitar 5.700.

Markhor (Capra falconeri) adalah spesies ikonik dan penting secara ekologis yang ditemukan di Afghanistan, India, Pakistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Spesies ini dengan tanduk berbentuk spiral dengan panjang (hingga 63 inci). Tanduknya mengesankan, berputar berlawanan arah jarum jam.

Markhor bertanduk melebar (C. f. falconeri) terdapat di Afghanistan, Pakistan, dan India; markhor bertanduk lurus (C. f. megaceros) hidup di Afghanistan dan Pakistan; dan markhor Bukhara (C. f. heptneri) terdapat di Afghanistan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan. Semua subspesies dianggap terancam punah hingga sangat terancam punah.

Markhor Memiliki nilai ekologis, budaya, dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Namun, keberadaan spesies ini terancam karena hilangnya habitat, perburuan ilegal, dan perubahan iklim.

Hewan nasional Pakistan ini beradaptasi dengan medan pegunungan, antara ketinggian 600 dan 3.600 m, dengan hutan terbuka, semak belukar, dan hutan ringan.

Dunia memperingati Hari Markhor Internasional (International Day of the Markhor) tanggal 24 Mei, setiap tahunnya. Perserikatan Bangsa-Bangsa mendorong kerja sama internasional dan regional untuk mendukung upaya konservasi spesies ikonik ini.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hari Markhor InternasionalInternational Day of the MarkhorMarkhorPBB
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Next Post

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Postingan Terkait

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

8 Oktober 2026
Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

8 Oktober 2026

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mahasiswa UNG Juara Pertama Kompetisi Esai Nasional

2 Prodi Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post
Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

TERBARU

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

Jangkauan Luas El Niño: Kekeringan, Gagal Panen Hingga Banjir Besar

Sistem Peringatan Dini Terkait Suhu Panas dan Kesehatan Berpotensi Melindungi 1,5 Miliar Orang

Ratusan Ilmuwan dan Pakar Kesehatan Dorong Penguatan Tata Kelola Penanganan Panas.

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

AmsiNews

REKOMENDASI

Inovasi BBM Petasol Dari Kantong Plastik

Bibit Siklon Tropis 94W Tumbuh di Samudera Pasifik

UNG Bersiap Mengikuti Anugerah Humas dan Protokol Kemdiktisaintek Tahun 2025

Rupiah Ambruk, Tingkatkan Ekspor Perikanan

Kronologi 17 Paus Pilot Terdampar di Perairan Sabu Raijua

Cuaca Ekstrem, Puluhan Ribu Warga Mengungsi Karena Banjir di Australia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.