Darilaut – Gelombang dengan tinggi 4 hingga 6 meter dapat terjadi di sejumlah perairan di Indonesia. Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Fadhly Ilhami mengatakan, tinggi gelombang 4 – 6 meter tersebut berpeluang terjadi di Perairan Barat Pulau Enggano, perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan.
Kemudian, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung, perairan Selatan Pulau Jawa dan Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat.
Peringatan dini ini berlaku mulai Senin (10/8) jam 07.00 hingga Rabu (12/8) pukul 07.00 WIB.
Untuk tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di:
Selat Malaka Bagian Utara, perairan Timur Kepulauan Simeulue – Kepulauan Mentawai, Laut Sawu bagian Utara, Selat Ombai, perairan Selatan Kupang, Selat Karimata, Laut Jawa, perairan selatan kalimantan, perairan utara Kepulauan Kangean, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, perairan Kepulauan Selayar, perairan Kepulauan Sermata – Kepulauan Tanimbar, perairan selatan Kepulauan Kei – Kepulauan Aru dan Laut Arafuru.
Tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di:
Perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Mentawai, perairan selatan Pulau Bali hingga Pulau Sumba, Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan pulau Sawu – Pulau Rotte, Laut Sawu bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan NTT.
Terdapat sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 8 – 20 knot sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur – Tenggara dengan kecepatan 8 – 25 Knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten – Jawa Barat, dan Laut Arafuru.
BMKG mengimbau agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran:
Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).
Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).
Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).
Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
Menurut Fadhly, dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.*
