Gempa Dahsyat NTT, Tsunami Terdeteksi di Dompu, Labuan Bajo dan Sikka

GAMBAR: BMKG

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tsunami akibat gempa dahsyat di Nusa Tenggara Timur (NTT) magnitude (M) 7,7 telah terdeteksi di daerah Dompu, Labuan Bajo dan Sikka.

Menurut BMKG tsunami ini terdeteksi berdasarkan pengamatan muka air laut di Dompu pada Sabtu (15/8) pukul 05.29 WIB dengan ketinggian 0.17 meter.

Labuan Bajo pukul 05:26 WIB, dengan tinggi 0.36 meter dan Sikka pukul 05.03 WIB, tinggi 0.19 meter.

Sebelumnya, untuk gempa dahsyat M 7,7 BMKG menyampaikan daerah berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan BMKG, status Siaga di Manggarai bagian utara estimasi waktu tiba pukul 05.02.23 WIB, Ngada Bagian utara pukul 05.02.23 WIB, Manggarai barat bagian utara pukul 05.03.23, Ende bagian utara pukul 05.05.23 WIB, Sikka bagian utara pukul 05.13.23 WIB.

Kemudian di Selayar estimasi tiba pukul05.04.23 WIB, Jeneponto pukul 05.15.23 WIB dan Bantaeng pukul 05.46.23 WIB

BMKG juga mengeluarkan waspada tsunami di Pulau Ende pukul 05.03.23 WIB, Pulau Sikka pukul 5.07.23 WIB, Pulau Sangiang pukul 05.09.23 WIB, Bima Pulau Gili pukul 05.12.23 WIB, Flores Timur bagian utara pukul 05.15.23 WIB, Dompu bagian utara pukul 05.19.23 WIB, Kota Bau-bau pukul 05.40.23 WIB, Takalar pukul 05.43.23 WIB, Bone pukul 05.54.23 WIB, Wajo pukul 06.01.23 WIB, Luwu bagian timur pukul 06.36.23 WIB, Kota Palopo pukul 06.39.23 WIB.

Gempa yang terjadi pukul 04.58.24 WIB tersebut terlatak 30 km timur laut Mbay-Nagekeo, kata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Exit mobile version