Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi jenis menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” ujar Triyono dalam keterangan pers, Rabu (9/9).
Hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa susulan berjumlah tiga kali hingga pukul 15.06 WIB.*





Komentar tentang post