Darilaut – Sejumlah warga Gorontalo menyaksikan peristiwa Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026, malam.
Gerhana Bulan warna merah ini mulai terlihat pukul 19.00 hingga 19.35 Wita. Puncak Gerhana Bulan akan terjadi pada 19.33.39.
Warna merah ini merupakan hasil dari hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi, di mana cahaya matahari dengan panjang gelombang pendek (biru) tersebar, sementara cahaya dengan panjang gelombang panjang (merah) lolos mencapai permukaan Bulan.
Fase Totalitas—di mana Bulan benar-benar berada dalam bayangan umbra Bumi—akan berlangsung selama 59 menit 27 detik.
Sebagian mengabadikan momen gerhana warna merah tersebut dengan menggunakan kamera pada telepon seluler.
Secara keseluruhan, durasi gerhana dari fase gerhana mulai hingga gerhana berakhir memakan waktu 5 jam 41 menit 51 detik.
Tidak keseluruhan peristiwa Gerhana Bulan ini bisa disaksikan langsung. Pada pukul 19.50 bulan sempat tertutup awan.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk durasi parsialitas berlangsung selama 3 jam 27 menit 47 detik.

Gerhana Bulan terjadi akibat dinamisnya posisi Matahari, Bumi, dan Bulan, yang hanya terjadi pada saat fase bulan purnama. Gerhana Bulan Total secara spesifik terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis sejajar.




