Jumat, Juli 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

GPS Berawal dari Sistem Militer AS, Kini Jadi Navigasi Global dengan Akurasi Tinggi

Novita J. Kiraman
25 November 2025
Kategori : Berita
0
GPS Berawal dari Sistem Militer AS, Kini Jadi Navigasi Global dengan Akurasi Tinggi

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Teknologi GPS (Global Positioning System) yang kini digunakan masyarakat untuk peta digital, transportasi, hingga perangkat pintar, ternyata memiliki sejarah panjang sebagai sistem satelit militer Amerika Serikat. Hal ini diungkapkan Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Mekatronika Cerdas BRIN, Slamet Supriyadi, dalam Webinar PRMC #07 bertajuk “Securing the Signals: From IoT Networks to GPS Instrumentation” pada Selasa (18/11).

Slamet menjelaskan, GPS awalnya dirancang untuk kebutuhan navigasi militer. Namun seiring perkembangan teknologi global, negara lain mulai membangun sistem alternatif untuk keperluan sipil.

“GPS ini memang dia dari militer, tapi karena negara lain mengembangkan untuk sipil, muncul ide-ide baru untuk meningkatkan akurasi.”

Salah satu terobosan penting adalah penggunaan satelit geostasioner (GEO) yang berada di ketinggian 35.000 km. Satelit GEO bergerak mengikuti rotasi bumi, sehingga posisinya selalu tampak berada di titik yang sama.

“Keunggulan satelit GEO adalah dapat memberikan koreksi secara terus-menerus sehingga menutup kelemahan GPS,” kata Slamet.

Ia merinci berbagai kendala teknis pada GPS, seperti keterlambatan sinyal akibat melewati ionosfer dan troposfer, multipath yang menyebabkan sinyal memantul-mantul, interferensi dari sinyal lain, hingga ancaman jamming dan spoofing.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINSatelit GeostasionerSlamet Supriyadi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Longsor Banjarnegara, 16 Orang Masih Dalam Pencarian

Next Post

Pertumbuhan IoT Capai 55 Miliar Perangkat, Ahli BRIN Ingatkan Risiko Keamanan GPS dan Sinyal Digital

Postingan Terkait

Bibit 93W di Laut Filipina Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

31 Juli 2026
Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

31 Juli 2026

Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kawal Program Kepemudaan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Edukasi Hidup Sehat di Sekolah Dasar

Tim Bantuan Medis Cutaneus Fakultas Kedokteran UNG Gelar Sirkumsisi di Kabupaten Gorontalo

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia, PBB: Operasi Penipuan Online Rugikan Jutaan Orang

IOM Memperingatkan Jaringan Perdagangan Manusia Berkembang Pesat Melalui Penipuan Online

Next Post
Pertumbuhan IoT Capai 55 Miliar Perangkat, Ahli BRIN Ingatkan Risiko Keamanan GPS dan Sinyal Digital

Pertumbuhan IoT Capai 55 Miliar Perangkat, Ahli BRIN Ingatkan Risiko Keamanan GPS dan Sinyal Digital

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kawal Program Kepemudaan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Edukasi Hidup Sehat di Sekolah Dasar

Tim Bantuan Medis Cutaneus Fakultas Kedokteran UNG Gelar Sirkumsisi di Kabupaten Gorontalo

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

AmsiNews

REKOMENDASI

WMO dan WTO Buka Peluang Perdagangan Energi Listrik Terbarukan Lintas Batas

Badai Besar Roslyn Hari Ini Akan Mendarat di Meksiko

Awan Telah Melindungi Indonesia dari Gempuran Gelombang Panas

Pengukuran Kapal Ikan Langsung di Lapangan

Perbudakan ABK dan Illegal Fishing di Laut Lepas

Lebih 12 Ribu Peserta UTBK-SNBT Memilih UNG Sebagai Kampus Tujuan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.