Selasa, September 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

redaksi
15 September 2026
Kategori : Berita
0
BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Survei BMKG pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur. FOTO: BMKG

Tsunami melanda sejumlah wilayah dan merusak 23 rumah, termasuk dua rumah yang tersapu tsunami di Desa Selama. Tsunami juga menerjang rumah warga di Dusun Nampar, Desa Tadho, dan Desa Nangadero. Meski menimbulkan kerusakan, tidak ada korban jiwa akibat tsunami karena masyarakat segera melakukan evakuasi setelah menerima Peringatan Dini Tsunami.

“Selain mengumpulkan data teknis, BMKG juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada tokoh masyarakat, pemuka agama, serta warga di titik-titik pengungsian,” ujarnya.

Kepala Pusat Standardisasi Instrumentasi MKG – BMKG, Rahmat Triyono, mengatakan, bahwa waktu kedatangan tsunami bisa sangat cepat, khususnya di wilayah Flores Back-Arc Thrust. Hal ini perlu menjadi perhatian karena peringatan dini BMKG bisa secara beriringan dikeluarkan pada saat gelombang tsunami tersebut tiba ke daratan.

“Sebaik-baiknya peringatan dini adalah kesadaran masyarakat untuk merespons potensi tsunami. Maka, penting untuk membangun kesadaran masyarakat di wilayah pesisir utara NTT untuk melakukan evakuasi mandiri,” kata Rahmat.

Pascakejadian gempa, BMKG langsung menerbitkan peringatan dini tsunami hanya 2 menit 16 detik setelah gempa utama mengguncang pada 15 Agustus 2026. Pusat gempa (episenter) terletak sekitar 30 km timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada kedalaman 15 km. Gempa dangkal ini dipicu oleh aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGGempa Laut FloresGempa NTTTsunami Laut Flores
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

Postingan Terkait

Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

15 September 2026
8 Wilayah Siaga Tsunami Gempa Dahsyat NTT

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

15 September 2026

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

46 Kecelakaan Kapal Ro-Ro di Perairan Indonesia, KNKT Ingatkan Soal Akurasi Manifes dan Muatan

Kapal Ro-Ro KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Sudah Berusia 39 Tahun

1.637 Titik Mengalami Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrim

TERBARU

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Hujan Batu dan Kerikil Dari Gunung Ruang Meluas

100 Ribu Awak Kapal Perikanan di Jawa Tengah Belum Ada Perlindungan

Topan Gamane Menghantam Madagaskar, 14 Orang Tewas  

KKP Belum Terbitkan Izin Reklamasi di Teluk Benoa

Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Monitoring KKN

UNG Perkuat Jejaring Akademik, Prodi Psikologi Gelar Kuliah Tamu Bersama Universitas Negeri Malang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.