Darilaut – Hari Bumi (International Mother Earth Day) yang diperingati tanggal 22 April setiap tahunnya sebagai pengingat bahwa ada banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai individu untuk mengatasi krisis lingkungan. Seperti perubahan iklim, hilangnya alam, lahan dan keanekaragaman hayati, serta polusi dan limbah.
Umat manusia memecahkan rekor yang salah tentang pemanasan global. Ekosistem yang rapuh menghadapi tekanan yang sangat besar. Udara kotor dan polusi kimia mengancam tanah, laut, dan kesehatan kita.
Untuk membantu dalam upaya tersebut, UNEP telah mengembangkan perangkat untuk mengambil tindakan terhadap berbagai masalah lingkungan.
Melansir Unep.org berikut ini lima cara untuk dapat membantu menyelamatkan lingkungan di Hari Ibu Bumi ini
1. Menghidupkan kembali ekosistem yang menopang kita
Tahukah Anda bahwa secara global lebih dari 2 miliar hektar lahan mengalami degradasi? Jumlah dan durasi kekeringan telah meningkat sebesar 29 persen sejak tahun 2000? Menemukan solusi untuk masalah global ini sangat penting.
Itulah mengapa Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tanggal 5 Juni berfokus pada restorasi lahan, penggurusan, dan ketahanan terhadap kekeringan.
Buku Panduan Restorasi Ekosistem: Panduan Praktis untuk Menyembuhkan Planet ini menjelaskan pendekatan untuk memulihkan delapan jenis ekosistem penting – hutan, lahan pertanian, padang rumput dan sabana, sungai dan danau, lautan dan pantai, kota-kota, lahan gambut, dan pegunungan. Dengan mengambil tindakan yang direkomendasikan ini, Anda dapat menjadi bagian dari #GenerasiRestorasi!
2. Bersuaralah tentang perubahan iklim
Dunia sedang berada dalam cengkeraman darurat iklim, “kode merah bagi umat manusia,” menurut Sekretaris Jenderal PBB. Kecuali umat manusia mengendalikan emisi gas rumah kaca, pemanasan dapat mencapai 2,8°C yang dahsyat pada abad ini.
Kampanye Bertindak Sekarang dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bagaimana orang awam dapat mengurangi jejak karbon mereka dengan melakukan hal-hal sederhana, seperti makan lebih banyak tumbuhan, beralih ke lampu LED, dan berjalan kaki daripada mengemudi.
Kampanye ini juga membahas bagaimana warga dapat mendesak pemerintah dan bisnis untuk memberikan perubahan sistemik yang dibutuhkan untuk menghindari bencana iklim yang parah.
3. Taklukkan gunung plastik global
Plastik ada di mana-mana. Plastik ada di pakaian kita, peralatan rumah tangga, mainan anak-anak, kemasan makanan, alat medis… daftarnya terus berlanjut. Meskipun plastik memiliki banyak kegunaan, polusi plastik terbukti membawa bencana bagi planet ini, membanjiri danau, sungai, tanah, dan lautan.
Panduan UNEP: Saatnya Mengalahkan Polusi Plastik menjabarkan apa yang dapat dilakukan individu untuk membantu mengakhiri momok lingkungan ini. Rekomendasinya termasuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendukung merek yang mengembangkan alternatif plastik.
4. Singkirkan udara kotor dari langit
Lebih dari 99 persen populasi global menghirup udara yang tidak aman. Polusi udara adalah risiko kesehatan lingkungan terbesar di zaman kita, menyebabkan sekitar 8 juta kematian dini setiap tahunnya.
Panduan interaktif UNEP ini merinci bagaimana Anda dapat membantu membuat udara lebih bersih. Beberapa petunjuknya sangat sederhana, seperti berjalan kaki lebih banyak, mendaur ulang sampah non-organik, dan menghindari plastik sekali pakai sebisa mungkin.
5. Lakukan penanaman pohon dengan benar
Pohon sangat menakjubkan. Mereka menyerap karbon dari atmosfer, melindungi dan menyuburkan tanah, menyediakan sumber kayu bakar dan kayu olahan, serta menjadi tempat berlindung bagi banyak hewan, burung, dan serangga.
Tidak heran jika penanaman pohon, untuk memulihkan ekosistem dan melawan perubahan iklim, menjadi sangat populer. Tetapi hal ini tidak sesederhana kedengarannya. Misalnya, menanam pohon yang salah di tempat yang salah dapat membahayakan keanekaragaman hayati dan menyebabkan berbagai konsekuensi yang tidak diinginkan.
Kursus singkat UNEP tentang penanaman pohon dan restorasi ekosistem menjabarkan lima aturan dasar untuk melakukan proses ini dengan benar.
Hari Bumi Internasional dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 22 April.
