Darilaut – Departemen Kesehatan (DH) Wilayah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) mengimbau masyarakat untuk waspada dan menghindari kontak fisik dekat dengan orang yang diduga terinfeksi Monkeypox atauMpox (Cacar Monyet).
Sementara itu, kelompok sasaran berisiko tinggi disarankan untuk menerima vaksinasi Mpox.
Dalam siaran pers Rabu (15/10), sejak 2022, total 80 kasus Mpox (65 lokal dan 15 impor) telah tercatat di Hong Kong. Tahun 2025 tercatat 12 kasus Mpox di Hong Kong.
Hong Kong telah menerapkan Rencana Kesiapsiagaan dan Respons untuk Mpox sejak Juni 2022 dan mengaktifkan tingkat respons waspada berdasarkan Rencana tersebut setelah kasus Mpox pertama terkonfirmasi pada bulan September di tahun yang sama.
Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) Departemen Kesehatan mengingatkan kelompok sasaran berisiko tinggi untuk menerima vaksinasi Mpox guna menurunkan risiko infeksi atau kemungkinan mengalami gejala yang lebih parah setelah infeksi.
Selain itu, orang yang mengalami gejala Mpox (termasuk ruam, demam, menggigil, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, nyeri otot, dan sakit kepala parah) atau yang menduga dirinya terinfeksi disarankan untuk segera mencari pertolongan medis dan mendapatkan perawatan.
Mereka tidak boleh melakukan aktivitas bersama orang lain yang dapat membuat orang lain terpapar ruam kulit atau cairan tubuh mereka. Masyarakat umum harus menjaga kebersihan pribadi dan tangan dengan baik untuk mencegah penularan virus atau infeksi melalui kontak.




