Hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang , dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah.
Sebelumnya, periode 7 – 10 Mei 2026 BMKG mencatat terjadinya hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, yaitu di Sulawesi Tenggara (146.0 mm/hari), Papua Tengah (143.2 mm/hari), Riau (86.3 mm/hari), Kalimantan Barat (71.4 mm/hari), Maluku (72.6 mm/hari), Maluku Utara (67.3 mm/hari), Sumatera Utara (66.0 mm/hari), dan Aceh (63.8 mm/hari).
Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG) yang aktif bersamaan di sebagian wilayah Indonesia.
Selain itu, keberadaan Ex-Siklon Tropis Hagupit di utara Papua juga memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Indonesia bagian timur.




