Selasa, Agustus 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Chan-hom Mendekati Tokyo, Peilou ke Pasifik Utara

redaksi
11 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Chan-hom Mendekati Tokyo, Peilou ke Pasifik Utara

Badai tropis (tropical storm) Chan-hom di dekat Tokyo, pada Selasa (11/8) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Chan-hom telah mendekati Tokyo, di Samudra Pasifik barat daya, pada Selasa (11/8) pagi.

Saat ini Chan-hom dengan jarak 466 km timur-timur laut Tokyo atau 356 km timur tenggara Sendai. Chan-hom diperkirakan akan mendarat di Pulau Honshu hari ini.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Chan-hom pada Selasa pukul 06.00 waktu setempat telah bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan 35 km per jam (18 knot).

Sistem ini memiliki tekanan udara pusat 985 hPa (hektopaskal).

Chan-hom – topan Jepang nomor 15 — Mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 23 meter per detik (45 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (65 knot)

Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur 500 km (270 NM) dan barat 390 km (210 NM), kata JMA.

Chan-hom selama enam jam terakhir telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 35 km per jam (19 knot). Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 7,6 meter (25 kaki), menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Menurut JTWC, Chan-hom mulai memasuki tahap akhir pergerakannya menuju daratan Jepang. Badai ini mulai bergerak lebih cepat dan berbelok ke arah barat mengitari pusat tekanan rendah di lapisan atmosfer atas yang kuat (deep upper-level low) yang terletak di sebelah selatannya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badai Tropis Chan-homBadai Tropis PeilouJMAJTWCTokyo
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Rektor UNG: Program KKN Ruang Belajar dan Pengabdian Mahasiswa

Next Post

Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

Postingan Terkait

Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

11 Agustus 2026
Rektor UNG: Program KKN Ruang Belajar dan Pengabdian Mahasiswa

Rektor UNG: Program KKN Ruang Belajar dan Pengabdian Mahasiswa

11 Agustus 2026

Gempa Dahsyat Kolombia, PBB Siap Memberikan Bantuan

111 Orang Tewas Akibat Gempa Dahsyat M 7,4 di Kolombia

Gempa Dahsyat M 7,4 di Kolombia Dirasakan Lebih Dari 10 Juta Orang pada Skala VI dan VII MMI

Cegah Narkoba, Stunting dan Penguatan Pangan Sebanyak 1.518 Mahasiswa Turun di 102 Desa

Typhoon Dolphin Brings Heavy Rain and Strong Winds After Making Landfall on Zhejiang Coast

Setelah Mendarat Topan Dolphin Bawa Hujan Lebat Memicu Evakuasi Ratusan Ribu Orang

Next Post
Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

TERBARU

Tropical Storm Chan-hom Approaches Tokyo

Badai Tropis Chan-hom Mendekati Tokyo, Peilou ke Pasifik Utara

Rektor UNG: Program KKN Ruang Belajar dan Pengabdian Mahasiswa

Gempa Dahsyat Kolombia, PBB Siap Memberikan Bantuan

111 Orang Tewas Akibat Gempa Dahsyat M 7,4 di Kolombia

Gempa Dahsyat M 7,4 di Kolombia Dirasakan Lebih Dari 10 Juta Orang pada Skala VI dan VII MMI

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Mewah MV Boudicca Tiba di Ambon

Mempertahankan Ribuan Kelelawar di Kawasan Mangrove Olibu, Teluk Tomini

COP28, Sekjen PBB Menyerukan Para Pemimpin Dunia Harus Mengakhiri Bencana Iklim

Jenazah Awak Indonesia di Kapal Nelayan China Dibuang ke Laut

Kelompok Budidaya Botol Bekas Kirim Ikan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Tahun Baru, Banjir Melanda Demak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.