Hasil filogenetik dalam penelitian ini, spesies ini memiliki lebih dari satu spesies dan setidaknya empat spesies di kepulauan Indonesia secara genetik.
Variasi genetik populasi Danau Limboto memiliki nilai Hd di atas 0,5 dan nilai Pi di bawah 0,005, sehingga populasi Danau Limboto dapat dikelompokkan memiliki Hd tinggi dan Pi rendah.
Populasi dengan Hd tinggi dan Pi rendah menunjukkan bahwa populasi tersebut diperkirakan telah mengalami efek penyempitan populasi (bottleneck).
Namun, pertumbuhan populasi mulai terlihat pada mutasi dalam populasi tersebut. Kondisi ini sama dengan populasi Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Sulawesi Tengah.
Populasi Filipina memiliki nilai Hd dan Pi yang tinggi, yang merupakan kondisi terbaik untuk variasi genetik, dengan asumsi bahwa populasi ini telah mengalami sejarah evolusi yang panjang dan telah beradaptasi dengan baik atau terhubung dengan populasi lain.
Tekanan variasi genetik pada populasi Danau Limboto dimungkinkan karena degradasi lingkungan di sekitar area Danau Limboto, pertumbuhan populasi, dan pembangunan bendungan yang dapat menghalangi aliran gen hewan air, termasuk ikan dari genus Giuris.
Populasi Giuris sp. di Danau Limboto menunjukkan betapa kompleksnya genus ini dan betapa jauhnya kesalahan identifikasi pada tingkat spesies saat ini.




