Inflasi Kota Gorontalo Maret 2025 Sebesar 0,8 Persen

Tingkat Inflasi Year-on-Year (Y-on-Y) (persen) Kota Gorontalo Januari 2023 - Maret 2025. GAMBAR: BPS KOTA GORONTALO

Darilaut – Inflasi year-on-year (y-on-y) Kota Gorontalo di bulan Maret 2025 sebesar 0,8 persen. Adapun Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,75.

Hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gorontalo, pada Maret 2025 terjadi inflasi y-on-y sebesar 0,8 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 104,91 pada Maret 2024 menjadi 105,75 pada Maret 2025.

Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 2,22 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 0,65 persen.

Menurut BPS Kota Gorontalo, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,99 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,84 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,62 persen.

Kemudian, kelompok pendidikan sebesar 0,55 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,17 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,56 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,37 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,27; kelompok transportasi sebesar 0,07 pesen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 3,27 persen.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Maret 2025, antara lain: cabai rawit, emas perhiasan, ikan malalugis/ikan sorihi, bawang merah, ikan layang/ikan benggol, sigaret kretek mesin (SKM), tarif air minum pam, ikan cakalang/ikan sisik, tomat, ikan tuna, sigaret putih mesin (SPM).

Selanjutnya, minyak goreng, terong, seragam sekolah anak, ongkos binatu/laundry, sepeda motor, upah asisten rumah tangga, ikan selar/ikan tude, tarif parkir, cat tembok, bioskopo, ikan lolosi, ikan nike, gula pasir, baju muslim anak, sabun detergen bubuk, lada/merica, sekolah dasar, kemiri dan mobil.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: tarif listrik, beras, daging ayam ras, kangkung, telepon seluler, sabun cair/cuci piring, susu bubuk untuk balita dan angkutan udara.

Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Maret 2025, antara lain: tarif listrik, cabai rawit, bawang merah, ikan layang/ikan benggol, ikan cakalang/ikan sisik, ikan malalugis/ikan sorihi, emas perhiasan, ikan lolosi, ikan ekor kuning, telur ayam ras, ikan mujair dan bawang putih.

Komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: kangkung, angkutan udara, ikan tuna, tomat, tarif kendaraan roda 2 online, sabun detergen bubuk, jagung manis dan terong.

Pada Maret 2025, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,86 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,20 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,02 persen.

Kemudian, kelompok pendidikan sebesar 0,02 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,01 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,63 persen.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu: kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,74 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,06 persen; kelompok transportasi sebesar 0,01 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen.

Sementara kelompok kesehatan pada Maret 2025 tidak memberikan andil/sumbangan yang signifikan terhadap inflasi/deflasi y-on-y.

Exit mobile version