Inflasi Year on Year Provinsi Gorontalo 4,13 persen, Tertinggi Kedua Nasional

Diolah berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS No. 23/04/Th. XXVII, 1 April 2024, Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 4,78 persen, selanjutnya Provinsi Gorontalo dengan inflasi y-on-y sebesar 4,13 persen. GAMBAR: BPS

Darilaut – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan indeks harga konsumen Provinsi Gorontalo pada Maret 2024 mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 4,13 persen.

Angka inflasi y-on-y tersebut lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 3,05 persen atau tertinggi kedua inflasi provinsi secara nasional.

Dalam Berita Resmi Statistik No. 18/04/75/Th. XVIII, 1 April 2024, yang dikeluarkan pada (1/4) Kota Gorontalo mengalami inflasi y-on-y sebesar 2,46 persen. Sementara Kabupaten Gorontalo masih menjadi penyumbang inflasi y-on-y sebesar 5,58 persen.

Hasil pemantauan BPS Provinsi Gorontalo, pada Maret 2024 terjadi inflasi y-on-y sebesar 4,13 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 101,89 pada Maret 2023 menjadi 106,10 pada Maret 2024.

Sementara Provinsi Gorontalo mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,81 persen dan deflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,26 persen.

Inflasi y-on-y Provinsi Gorontalo terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu : kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 9,26 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,50 persen.

Kemudian, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,16 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,41 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,74 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,96 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,71 persen.

Kelompok penyedia makanan dan minuman/restoran sebesar 6,23 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,26 persen.

Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,13 persen dan kelompok transportasi sebesar 0,13 persen.

BPS dalam Berita Resmi Statistik No. 23/04/Th. XXVII, 1 April 2024, pada Maret 2024 terjadi inflasi y-on-y sebesar 3,05 persen dengan IHK sebesar 106,13.

Inflasi y-on-y Provinsi Gorontalo Maret 2024. GAMBAR: BPS PROVINSI GORONTALO

Inflasi provinsi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 4,78 persen dengan IHK sebesar 106,61 dan terendah terjadi di Provinsi Papua Barat Daya sebesar 1,42 persen dengan IHK sebesar 103,82.

Gambar yang diolah berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS 1 April 2024, Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 4,78 persen, selanjutnya Provinsi Gorontalo dengan inflasi y-on-y sebesar 4,13 persen.

Sedangkan inflasi kabupaten/kota y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 6,29 persen dengan IHK sebesar 107,82 dan terendah terjadi di Kabupaten Belitung Timur sebesar 0,88 persen dengan IHK sebesar 103,81.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,43 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,89 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,55 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,03 persen.

Kelompok kesehatan sebesar 2,17 persen; kelompok transportasi sebesar 0,99 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,62 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,70 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,51 persen.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,56 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen.

Exit mobile version