Darilaut – Setiap tanggal 8 Juni diperingati sebagai Hari Laut Sedunia (World Ocean Day). Lautan menghubungkan kita semua di tengah krisis iklim, dan keanekaragaman hayati.
Ketua Umum Ikatan Sarjana Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi (ISKU) Christovel R. S. Rotinsulu, mengatakan, hari ini, pada Hari Laut Sedunia 2026, ”kita merayakan kehidupan dan keindahan lautan denyut nadi planet kita.”
Dari menopang kehidupan laut hingga mendukung mata pencaharian manusia, lautan menghubungkan kita semua, kata Christovel.
”Mari kita berkomitmen untuk melindunginya: mengurangi polusi, menghormati ekosistem laut, dan mengambil tindakan demi planet biru yang lebih sehat dan tangguh,” ujarnya.
Sementara itu, tanggal 8 Juni, orang-orang di seluruh dunia bersatu untuk Hari Laut Sedunia, merayakan samudra yang menghubungkan dan menopang kita semua. Dengan krisis samudra, iklim, dan keanekaragaman hayati semakin mendesak, para pemimpin muda muncul sebagai suara yang kuat untuk planet biru ini.
“Hari Laut Sedunia lebih dari sekadar perayaan setahun sekali, ini adalah kesempatan untuk membangun momentum dan memperkuat komitmen untuk melindungi ekosistem laut yang vital namun seringkali terabaikan,” kata Dekota Mark dari Australia, Koordinator Hari Laut Sedunia 2026.



