Ini Respons ITB Kasus Perjokian UTBK 2025

Konferensi pers SNPMB Selasa 29 April 2025. GAMBAR: SNPMB/Youtube

Darilaut – Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, menguraikan sejumlah model kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) sesi 1 hingga sesi 12.

Salah satunya mengenai dugaan kecurangan Lukas Valentino Nainggolan (LVN) yang ditemukan di pusat UTBK ISBI (Institut Seni Budaya Indonesia) Bandung.

“Ini yang kita dapatkan terkait joki, ini ada empat kartu tanda peserta (UTBK-SNBT tahun 2025 ) dengan satu foto yang bisa dimainkan dengan AI (Artificial Intelligence, kecerdasan artifisial),” kata Eduart, saat konferensi pers, pada Selasa (29/4).

“Nama asli jokinya Lukas Valentino Nainggolan. Peserta yang di joki sementara sebanyak 4 orang.”

Melansir laman Itb.ac.id (Rabu, 30 April 2025, 09:25:58 – update  01-05-2025) menjelaskan bahwa LVN yang terlibat dalam praktik perjokian di sejumlah pusat pelaksanaan UTBK, ITB mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan benar merupakan mahasiswa aktif ITB.

Dijelaskan pula bahwa kejadian ini tidak terjadi di pusat UTBK ITB.

ITB sangat menyesalkan bahwa hal itu dilakukan oleh seorang mahasiswa yang seharusnya menjunjung tinggi etika akademik, untuk itu dengan segera kami melakukan langkah-langkah penegakan aturan akademik dan kemahasiswaan.

Sebagai bentuk tanggung jawab institusi atas dugaan terlibatnya mahasiswa ITB tersebut, ITB telah membentuk Komisi Pelanggaran Akademik dan Kemahasiswaan untuk menindaklanjuti pemeriksaan kasus ini.

Komisi ini bertugas memeriksa dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan, dan jika terbukti maka Komisi akan merekomendasikan sanksi kepada Rektor ITB sesuai dengan ketentuan.

Sementara itu, dugaan tindak pidana kami serahkan penanganannya kepada pihak kepolisian.

”ITB berkomitmen menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, tanggung jawab akademik, serta senantiasa berupaya menjaga kepercayaan publik dan mendorong terciptanya budaya akademik yang jujur, bersih, dan beretika,” demikian yang tertulis sebagai ”Tanggapan ITB atas Kasus Perjokian pada SNPMB UTBK 2025.”

Sebelum ITB secara resmi menyampaikan respons tersebut, nama Lucas Valentino viral di media sosial.

Kilat.com Selasa, 29 April 2025 pukul 20:23 WIB, Solobalapan.jawapos.com Rabu 30 April 2025 pukul 08:40 WIB dan Suara.com Rabu 30 April 2025 pukul 14:41 WIB, menayangkan identitas LVN sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung Program Studi Teknik Elektro, angkatan 2018.

Selain Lucas, dua nama lainnya yang diduga sebagai joki yakni Healthy Febriana Jessica dan Khamila Djibran, keduanya lulusan ITB angkatan 2018. Healthy berasal dari jurusan Teknik Perminyakan dan telah lulus pada 2022, sedangkan Khamila dari Teknik Pertambangan lulus tahun 2023.

Exit mobile version