Darilaut – Mendekati Taiwan intensitas Topan (Typhoon) Gaemi yang bergerak ke utara barat laut di Samudra Pasifik bagian barat telah meningkat, Rabu (24/7). Lebih dari 400 penerbangan telah dibatalkan hari ini.
Pada Rabu siang, menurut Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), Gaemi telah menjadi topan yang sangat kuat (Very strong Typhoon).
Dengan skala ukuran besar, kecepatan sistem ini 15 km per jam. Tekanan udara pusat 945 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang.
Ini adalah sistem yang berbahaya, kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC). Kemungkinan yang dapat terjadi, antara lain, angin yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, laut yang ganas dan , tanah longsor, dan risiko lainnya.
Menurut JTWC, dalam enam jam terakhir Gaemi terletak 254 km tenggara Taipei, Taiwan. Sistem ini membawa tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 12,5 meter (41 feet).
Buletin PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration – Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) Rabu siang menjelaskan bahwa Gaemi dengan nama lokal Filipina “Carina” diperkirakan akan mendarat di bagian utara Taiwan malam ini atau Kamis (25/7) dini hari.
Prakiraan lintasan, topan akan melintasi medan terjal Taiwan dan keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Filipina (PAR) Kamis pagi. Selanjutnya, menurut PAGASA, sistem akan menyeberangi Selat Taiwan dan melakukan pendaratan terakhirnya di Tiongkok tenggara Kamis sore atau malam.
PAGASA mengatakan Carina akan terus meningkat dan dapat mencapai intensitas puncaknya sebelum mendarat di Taiwan. Hal ini karena lingkungan yang menguntungkan.
Melansir Focustaiwan.tw, sebanyak 462 penerbangan pada Rabu pagi telah dibatalkan karena topan Gaemi, sementara Administrasi Kereta Api Taiwan mengumumkan penangguhan semua layanan kereta api mulai siang ini.
Pada Rabu pagi, 201 penerbangan internasional dan lintas Selat Taiwan dan 261 penerbangan domestik dibatalkan, dan 14 penerbangan ditunda, menurut Administrasi Penerbangan Sipil.
China Airlines (CAL) dan EVA Airways (EVA Air), dua maskapai internasional terbesar di Taiwan, membatalkan lebih dari 70 penerbangan, termasuk beberapa penerbangan ke dan dari Incheon dan Gimpo Korea Selatan, Fukuoka Jepang, Jakarta Indonesia, Shanghai, Hong Kong dan Makau China, serta Palau.
Maskapai lain yang telah mengumumkan pembatalan penerbangan termasuk Tigerair Taiwan, Cathay Pacific Airways, China Southern Airlines, Thai Vietjet Air dan UNI Airways.
Sementara itu, Administrasi Kereta Api Taiwan (TRA) mengumumkan pada hari Rabu bahwa semua layanan kereta api di sekitar Taiwan telah ditangguhkan dari Rabu siang hingga Kamis.
