International Youth Day, Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Gelar “Temu Pemuda Gorontalo 2026”

Temu pemuda Provinsi Gorontalo, pada Rabu 12 Agustus 2026. GAMBAR: Disparekrafpora Provinsi Gorontalo

Darilaut – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo bersiap menggelar agenda bertajuk Temu Pemuda Gorontalo pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Perhelatan strategis tersebut berkaitan dengan Hari Pemuda Internasional atau International Youth Day, tanggal 12 Agustus, yang diperingati setiap tahunnya. 

Kegiatan ini dipusatkan di aula Inspektorat Provinsi Gorontalo dengan menghadirkan representasi generasi muda dari berbagai latar belakang.

Acara ini dirancang sebagai panggung kolaborasi besar untuk merajut persatuan dan menyatukan gerakan kepemudaan di Provinsi Gorontalo.

Kepala Bidang Pemuda Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Muchlis Huntua, menjelaskan bahwa agenda tahun ini mengusung tema sentral yang sangat mendalam, yaitu “Konteks yang Berbeda, Aspirasi yang Sama”.

Tema ini sengaja diangkat untuk mengakomodasi keberagaman gerakan pemuda saat ini agar tetap bergerak dalam satu tujuan yang harmonis.

Menurut Muchlis, maksud utama dari kegiatan ini adalah menyediakan ruang komunikasi inklusif yang mampu menjembatani perbedaan latar belakang organisasi di tingkat daerah.

Sedangkan tujuan utamanya meliputi sinkronisasi ide kreatif pemuda dengan program kerja pemerintah, peningkatan kapasitas kepemimpinan, serta perumusan rekomendasi taktis bagi kemajuan daerah.

Muchlis juga merinci bahwa Temu Pemuda Gorontalo 2026 akan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen strategis kepemudaan secara komprehensif.

Peserta yang dijadwalkan hadir terdiri dari Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Kepemudaan Islam (OKPI), perwakilan pelajar, Gerakan Pramuka, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi, hingga jajaran komunitas pemuda tingkat Provinsi Gorontalo.

Kehadiran seluruh elemen ini diharapkan dapat menciptakan diskusi yang kaya akan perspektif dan solusi nyata bagi tantangan lokal di era digital.

Merespons persiapan agenda atersebut, Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe, memberikan penegasan mengenai pentingnya sinergi kolektif ini demi masa depan daerah.

Sultan menekankan bahwa setiap kelompok pemuda memang bergerak dalam konteks, wadah, dan tantangan yang berbeda-beda di lapangan. Namun, pemerintah meyakini bahwa semuanya memiliki aspirasi yang sama, yaitu melihat Provinsi Gorontalo tumbuh menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Oleh karena itu, Disparekrafpora berkomitmen penuh mengawal dan memfasilitasi hasil aspirasi dari pertemuan ini agar dapat diintegrasikan langsung sebagai motor penggerak kebijakan pembangunan daerah menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Exit mobile version