Latar belakang dari penelitian ini adalah bahwa tuna merupakan komoditas ikan yang berkontribusi pada global income dan nutrisi, seperti yang dipaparkan oleh FAO dan McCluney bahwa 7 persen tuna menyumbang 20 billion nilai fish landing.
Data dari berbagai satelit dimanfaatkan untuk mendapatkan parameter-parameter oseanografi, seperti suhu permukaan laut, tinggi permukaan laut, dan seterusnya untuk mengidentifikasi lokasi fishing zone atau potensial penangkapan ikan, baik tuna dan sejenisnya, dan juga memprediksi pergerakan tuna.




