Selasa, Agustus 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ocean Eye, Teknologi Fintech untuk Wisata Bahari di Kawasan Konservasi

redaksi
5 Oktober 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
Ikan-ikan Karang Endemik di Halmahera

Survei ikan karang dan terumbu karang di Halmahera, Maluku Utara. FOTO: GR ALLEN

Darilaut – Ocean Eye sebuah aplikasi teknologi keuangan (fintech) inovatif mulai diterapkan di Morotai, Maluku Utara.

Aplikasi Ocean Eye ini dapat digunakan oleh industri pariwisata bahari, khususnya operator selam dan wisatawan, untuk melaporkan keberadaan spesies karismatik di area Kawasan Konservasi Perairan (KKP) serta kawasan serupa lainnya.

“Kawasan Konservasi Perairan akan mendapat banyak manfaat dari penerapan Ocean Eye,” kata Chief of Party Proyek USAID SEA, Alan White, Senin (5/10).

Dengan adanya KKP yang baru dibentuk di Morotai pada tahun 2020 ini, Ocean Eye ingin memberdayakan dan menyediakan insentif kepada masyarakat sekitar dan operator pariwisata untuk mendukung upaya konservasi jangka panjang di daerah tersebut.

KKP Rao-Tanjung Dehegila yang baru dibentuk di Morotai merupakan salah satu kawasan konservasi yang didukung pengembangannya oleh Proyek USAID SEA (2016-2021), bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten dalam merencanakan lokasi dan zona, melakukan survei dasar dan membantu pembuatan rencana pengelolaan KKP.

Melalui aplikasi Ocean Eye, informasi dari keberadaan spesies karismatik ini akan menjadi dasar dalam menentukan jumlah donasi kecil untuk masyarakat sebagai kontribusi dari wisatawan yang berwisata ke daerah pesisir untuk mendorong perlindungan biota.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Maluku UtaraMorotaiPenyelamUSAID-SEAWisata bahari
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Patok di Sebatik Perbatasan Indonesia – Malaysia Tidak Bergeser

Next Post

Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

Postingan Terkait

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

18 Agustus 2026
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

18 Agustus 2026

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

Semangat Kemerdekaan, Rektor UNG: Terus Belajar, Ciptakan Inovasi dan Penelitian yang Bermanfaat

Next Post
Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

Komentar tentang post

TERBARU

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenhub Patroli Menara Suar Pulau Iyu Kecil di Selat Malaka

Larangan Aplikasi TikTok Membayangi Pengguna di Amerika Serikat

Badai Tropis Jasmine Tumbuh di Mozambique Channel

Transplantasi Karang di Lifuleo dan Kapoposang

Kapal Patroli KPLP Siaga di Lokasi Tumpahan Minyak Pantai Utara Jawa

Mitigasi Tsunami dan Gempabumi Megatrust

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.