Darilaut – Kapal kargo Felicity Ace yang dilaporkan terbakar 90 mil laut barat daya Azores 16 Februari lalu tenggelam di Samudra Atlantik, Selasa (1/3). Kapal ini mengangkut 4.000 mobil mewah.
Mengutip Gcaptain.com (1/3) manajer kapal, MOL Ship Management Singapura, mengkonfirmasi bahwa kapal tenggelam sekitar pukul 9 pagi waktu setempat pada hari Selasa sekitar 220 mil laut dari Kepulauan Azores.
Kapal penyelamat akan tetap berada di area tersebut untuk memantau situasi.
Tenggelamnya Felicity Ace terjadi hampir dua minggu setelah kebakaran terjadi di area kargo kapal.
Kapal Felicity Ace membawa sekitar 4.000 kendaraan, termasuk beberapa merek mewah seperti Porsche, Bentley, dan Lamborghini, bersama dengan VW dan Audis. Nilai kargo diperkirakan lebih dari $400 juta .
Kebakaran di kapal berbendera Panama saat sedang berlayar dari Embden, Jerman, tempat pabrik Volkswagen AG dengan tujuan ke Pantai Timur AS.
Sebanyak 22 awak kapal meninggalkan kapal dan dibawa ke tempat yang aman.
Sebuah tim penyelamat dilaporkan telah menaiki kapal yang hanyut itu dengan helikopter pekan lalu.
Derek terhubung dengan kapal tunda ‘Bear’ dan mulai menarik ke Azores di bawah pengawalan oleh dua kapal tunda tambahan, ALP Guard dan Dian Kingdom. Selain itu, kapal tunda jangkar besar dengan kemampuan pemadam kebakaran tambahan, bernama VB Hispanik.
Pada 25 Februari dilaporkan Felicity Ace tetap stabil dan asap tidak lagi terlihat. Foto yang dirilis pada 18 Februari, menunjukkan bekas kebakaran di haluan ke buritan. Kemungkinan api telah melahap seluruh area garasi.
Beberapa mobil di dalamnya dilaporkan merupakan kendaraan listrik dengan baterai lithium-ion yang menyulitkan upaya pemadaman kebakaran.
Dengan kapal yang sekarang berada di dasar lautan, mungkin tidak pernah diketahui apa yang menyebabkan kebakaran awal atau berkontribusi pada penyebarannya.
Dibangun pada tahun 2005, Felicity Ace dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Jepang MOL dan dimiliki oleh salah satu anak perusahaannya, Snowscape Car Carriers SA.
Mengutip Maritime-executive.com (1/3) laporan menunjukkan bahwa kondisi cuaca telah memburuk di daerah tersebut, membuat derek menjadi lebih sulit.
Angkatan Laut Portugis melaporkan bahwa kapal itu berada sekitar 25 mil di luar batas Zona Ekonomi Eksklusif Portugis. Kedalamanan di perairan tersebut sekitar 3.000 meter.
Sumber: Gcaptain.com dan Maritime-executive.com
