Nakhoda meminta untuk menyiram api tersebut. Saat itu api menyembur sehingga KKM naik. Nakhoda berteriak untuk menyiram api.
ABK sedang menyambung selang. Tapi genset mati. Api menyembur ke atas, nakhoda masuk ke ruang Nakhoda dan memberikan informasi ke kapal lain bahwa kapal sedang terbakar.
Sesaat, nakhoda mendengar suara ledakan sehingga panik dan meninggalkan ruang Radio. Saat itu api sudah menjilat sampai ke atas.
Kemudian nakhoda menuju kehaluan, bersamaan melihat api yang membesar. ABK yang lain melompat ke laut. Kapal tidak terkendalikan lagi, sehingga semua ABK melompat ke Laut.
Setelah semua ABK melompat ke laut, ada kapal MV Pelicana Bergen melintas dan memperlambat kecepatan, serta menghindar dari api Kapal tersebut.
ABK yang di laut memberikan tanda melambaikan baju dan mendekati kapal tersebut dengan peralatan apa adanya. Kapal MV Pelicana Bergen berhenti dan menurunkan sekoci, selanjutnya melakukan evakuasi terhadap korban.
Kapal kargo MV Pelicana berbendera Norwegia mempunyai bobot 39.000 Ton dengan panjang 213 meter.
Kejadian kebakaran KM Setia Abadi II dilaporkan oleh MV Pelicana melalui komunikasi radio dan direspon oleh BCC Basarnas Pusat.
Selanjutnya dilaksanakan koordinasi dan disepakati bahwa MV Pelicana bersedia mengantar ABK KM Setia Abadi II ke perairan terdekat, yaitu Pelabuhan Telukdalam, Nias Selatan.





Komentar tentang post