Kapal Perikanan KM Setia Abadi-02 Terbakar di Samudera Hindia

FOTO: TNIAL.MIL.ID

Darilaut – Pangkalan TNI Angkatan Laut Nias bersama tim SAR gabungan melakukan evakuasi anak buah kapal (ABK) KM Setia Abadi-02. Kapal perikanan asal Cilacap ini terbakar di Samudera Hindia.

Melansir Tnial.mil.id, pada hari Jumat tanggal 10 September 2021 Pukul 06.30 s.d 09.50 WIB bertempat di Pelabuhan Lama Telukdalam telah dilaksanakan penjemputan ABK KM Setia Abadi 2 yang terbakar di Samudera Hindia.

Hadir dalam penjemputan, Wakil Bupati Nias Selatan Firman Giawa, Komandan Lanal Nias Kolonel Laut (P) Antonius Hendro Prasetyo, Dandim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Peranginangin, Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H. Nainggolan dan Kakansar Gunungsitoli M Agus Wibisono, serta pejabat terkait lainnya.

Kronologi kejadian, KM Setia Abadi berangkat tanggal 3 Maret 2021 dari Cilacap dan mengalami kecelakaan atau kebakaran akibat kerusakan mesin pada Rabu tanggal 8 September 2021.

KM Setia Abadi kemudian dihentikan oleh nakhoda karena manuvra kapal tersebut melambat, diduga karena filter solar kotor. Handle kapal kemudian diturunkan.

Namun handle Maju Mundur tidak bisa dinetralkan, sehingga nakhoda turun mengecek ke ruang mesin. Saat itu, KKM sudah turun di ruang mesin dan belum ada api.

KKM menyiram lantai, kemudian nakhoda naik dan menetralkan handle kapal, tidak bisa. Nakhoda turun lagi ke ruang tengah dan melihat ada api.

Nakhoda meminta untuk menyiram api tersebut. Saat itu api menyembur sehingga KKM naik. Nakhoda berteriak untuk menyiram api.

ABK sedang menyambung selang. Tapi genset mati. Api menyembur ke atas, nakhoda masuk ke ruang Nakhoda dan memberikan informasi ke kapal lain bahwa kapal sedang terbakar.

Sesaat, nakhoda mendengar suara ledakan sehingga panik dan meninggalkan ruang Radio. Saat itu api sudah menjilat sampai ke atas.

Kemudian nakhoda menuju kehaluan, bersamaan melihat api yang membesar. ABK yang lain melompat ke laut. Kapal tidak terkendalikan lagi, sehingga semua ABK melompat ke Laut.

Setelah semua ABK melompat ke laut, ada kapal MV Pelicana Bergen melintas dan memperlambat kecepatan, serta menghindar dari api Kapal tersebut.

ABK yang di laut memberikan tanda melambaikan baju dan mendekati kapal tersebut dengan peralatan apa adanya. Kapal MV Pelicana Bergen berhenti dan menurunkan sekoci, selanjutnya melakukan evakuasi terhadap korban.

Kapal kargo MV Pelicana berbendera Norwegia mempunyai bobot 39.000 Ton dengan panjang 213 meter.

Kejadian kebakaran KM Setia Abadi II dilaporkan oleh MV Pelicana melalui komunikasi radio dan direspon oleh BCC Basarnas Pusat.

Selanjutnya dilaksanakan koordinasi dan disepakati bahwa MV Pelicana bersedia mengantar ABK KM Setia Abadi II ke perairan terdekat, yaitu Pelabuhan Telukdalam, Nias Selatan.

BCC Basarnas Pusat memerintahkan Kepala Kansar Nias untuk berkoordinasi dengan Lanal Nias dan stakeholder terkait di Nias Selatan untuk melaksanakan evakuasi dan penjemputan ABK KM Setia Abadi II dari MV Pelicana. Sesuai dengan titik RV yang disepakati yaitu perairan Pelabuhan Telukdalam Nias Selatan.

Hasil koordinasi antara Lanal Nias dan Bupati Nias Selatan, disepakati untuk penjemputan menggunakan kapal penumpang antar pulau SB Modern Dreams, Searider Lanal Nias, RHIB SAR Nias dan kapal patroli Polairud Nias Selatan.

Daftar Nama ABK KM Setia Abadi 2 terdiri dari Syahrizal (nakhoda), Isnan Bachtiar, Gunawan Saputra, Dede Suryana, Teja Sumbado, M. Ali Sopyan, Agus Salim, Atak Sugiarta, Bagus Permadi, Azuwar, Dedi, Haryuno, Yamin, Yongki Purnomo, Yansan, Otto Tri Ishak, Putra Yadi, Alamsyah, Rasidin, Maryono, Deni Saputra, Dtm. Sulaiman, M. Ali, Roni Gultom, Subandi, Eko Santoso, Marhan, Juhdi, Suharyanto, Ilyas, Sangkot Sirait, Candra Siahaan, Musliadi HSB, Malim Harahap dan Hendra.

KM Setia Abadi 2 memiliki berat 105 GT (Gross Tonnage) merupakan jenis kapal purshin dengan alat tangkap jaring. Pemilik kapal Athai Cilacap, PT Maju Setia Abadi.

Korban yang hilang dalam peristiwa tersebut yakni Rahmat (65 tahun) asal Tg. Balai Asahan, Pipik (35) alamat Tasikmalaya, Opik (22) alamat, Jakarta dan Gunawan (20) alamat Tasikmalaya.

Evakuasi dimulai pukul 06.50 WIB SB Modern Dreams-58, Sea Rider Lanal Nias, RIB Basarnas dan KPLP Nias Selatan berangkat dari Pelabuhan Lama Telukdalam menuju MV Pelicana. Kapal ini lego jangkar 3,5 mil di perairan Telukdalam.

Pukul 07.20 Embarkasi ABK KM Setia Abadi 2 dari MV Pelicana dinaikan ke SB Modern Dreams 58. Pukul 08.00 WIB Forkopimda Nias Selatan mengucapkan terimakasih kepada Kapten dan ABK MV Pelicana atas bantuannya di Anjungan MV Pelicana.

Pukul 08.25 WIB, SB Modern Dreams yang membawa ABK KM Setia Abadi 2 tiba Pelabuhan Telukdalam Nias Selatan untuk melaksanakan tes kesehatan (swab antigen dan tensi) di Syahal Telukdalam.

Pukul 09.15 WIB ABK KM Setia Abadi 2 berangkat dari menuju Rusunawa Lanal Nias, sedangkan nakhoda masih bersama Forkopimda.

Selesai proses evakuasi ABK KM Setia Abadi II, Danlanal Nias didampingi Dandim 0213/Nias, Kapolres Nias Selatan dan Kakansar Nias, onboard di atas kapal MV Pelicana II dan bertemu dengan Captain Kapal MV Pelicana untuk menyampaikan ucapan terima kasih dari Pemerintah Indonesia dan Kepala Staf Angkatan Laut atas upaya penyelamatan ABK KM Setia Abadi II.

Selanjutnya ABK KM Setia Abadi II diantar dan ditampung di Rusunawa Lanal Nias sambil menunggu koordinasi antara Kakansar Nias dan agen kapal untuk rencana pemulangan ABK KM Setia Abadi 2.

Exit mobile version