”Kepala Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota diminta untuk memastikan semua puskesmas dan fasyankes lainnya yang berada di wilayah kerjanya tetap memberikan pelayanan vaksinasi COVID-19,” kata Nadia di Jakarta, Senin (11/12).
Pemerintah daerah juga diminta untuk menjamin ketersediaan vaksin dan logistik lainnya. Pemerintah daerah juga memastikan masyarakat mendapatkan informasi dengan baik mengenai lokasi mendapatkan layanan vaksinasi COVID-19.
Selama tiga minggu terakhir, jumlah kasus virus corona terus meningkat di seluruh Jepang.
Melansir Nippon Hoso Kyokai (NHK) Jumat (15/12) Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan sekitar 5.000 institusi medis di seluruh negeri melaporkan 17.379 kasus dalam periode tujuh hari hingga Minggu. Jumlah tersebut naik 3.796 dari minggu sebelumnya.
Pada Mei 2023, Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) menyatakan berakhirnya COVID-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat dan menekankan bahwa itu tidak berarti penyakit ini tidak lagi menjadi ancaman global.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers, mengatakan, virus itu – yang pertama kali diumumkan sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional oleh WHO pada 30 Januari 2020 – tetap ada di sini.
“Masih membunuh dan masih berubah. Risiko tetap munculnya varian baru yang menyebabkan lonjakan baru dalam kasus dan kematian.”




