Senin, Maret 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kecemasan yang Berlebihan Dapat Mengganggu konsentrasi dan Memori Mahasiswa

redaksi
28 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Fakultas Kedokteran UNG Resmi Mendapat Izin Penyelenggaraan Prodi Spesialis Anestesiologi

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Kecemasan jika berlebihan dapat mengganggu konsentrasi dan memori, hingga performa mahasiswa.

Dalam perspektif psikologi, kecemasan tidak selalu buruk. Ia adalah sinyal kesiapan tubuh menghadapi tantangan. Masalah muncul ketika kecemasan menjadi berlebihan dan mengganggu performa.

Data nasional menunjukkan bahwa gangguan kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental paling umum di Indonesia.

Secara ilmiah, kecemasan merupakan respons otak terhadap situasi yang dianggap mengancam. Dalam batas tertentu, kecemasan justru adaptif karena membantu seseorang menjadi lebih waspada dan fokus.

Mahasiswa, terutama mahasiswa kedokteran yang menghadapi tuntutan akademik tinggi, termasuk kelompok rentan mengalami tekanan psikologis.

Dalam konteks pendidikan kedokteran, ujian bukan sekadar formalitas. Kompetensi dokter diatur melalui Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI), sehingga setiap evaluasi akademik memiliki konsekuensi profesional.

Ujian selalu identik dengan tekanan. Namun, di pendidikan kedokteran, tekanan itu hadir dalam dua bentuk utama: ujian teori berbasis Computer-Based Test (CBT) dan ujian praktik klinis atau Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Pertanyaannya, apakah mahasiswa kedokteran lebih cemas menghadapi ujian praktik dibandingkan dengan  ujian teori?

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Fakultas Kedokteran UNGPsikologi KognitifUNGUniversitas Negeri Gorontalo
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 90S Berada di Barat Daya Pulau Enggano Bengkulu

Next Post

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

Postingan Terkait

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

15 Maret 2026
29 Maret 2025 Sidang Penetapan Awal Syawal 1446 H

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

15 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Next Post
Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

TERBARU

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Akhir Tahun

Diseminasi Capaian COREMAP-CTI Untuk Mendukung Penanganan Dampak Perubahan Iklim

Lebih Intens, Siklon Tropis Parah Herman Menjadi Kategori 5

Peringatan Dini Kekeringan dan Hujan Lebat

Anomali Masker

Ampil Meningkat Menjadi Topan yang Sangat Kuat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.