Sabtu, Mei 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kecemasan yang Berlebihan Dapat Mengganggu konsentrasi dan Memori Mahasiswa

redaksi
28 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Fakultas Kedokteran UNG Resmi Mendapat Izin Penyelenggaraan Prodi Spesialis Anestesiologi

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Kecemasan jika berlebihan dapat mengganggu konsentrasi dan memori, hingga performa mahasiswa.

Dalam perspektif psikologi, kecemasan tidak selalu buruk. Ia adalah sinyal kesiapan tubuh menghadapi tantangan. Masalah muncul ketika kecemasan menjadi berlebihan dan mengganggu performa.

Data nasional menunjukkan bahwa gangguan kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental paling umum di Indonesia.

Secara ilmiah, kecemasan merupakan respons otak terhadap situasi yang dianggap mengancam. Dalam batas tertentu, kecemasan justru adaptif karena membantu seseorang menjadi lebih waspada dan fokus.

Mahasiswa, terutama mahasiswa kedokteran yang menghadapi tuntutan akademik tinggi, termasuk kelompok rentan mengalami tekanan psikologis.

Dalam konteks pendidikan kedokteran, ujian bukan sekadar formalitas. Kompetensi dokter diatur melalui Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI), sehingga setiap evaluasi akademik memiliki konsekuensi profesional.

Ujian selalu identik dengan tekanan. Namun, di pendidikan kedokteran, tekanan itu hadir dalam dua bentuk utama: ujian teori berbasis Computer-Based Test (CBT) dan ujian praktik klinis atau Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Pertanyaannya, apakah mahasiswa kedokteran lebih cemas menghadapi ujian praktik dibandingkan dengan  ujian teori?

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Fakultas Kedokteran UNGPsikologi KognitifUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 90S Berada di Barat Daya Pulau Enggano Bengkulu

Next Post

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

Postingan Terkait

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

30 Mei 2026
Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

30 Mei 2026

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Next Post
Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

TERBARU

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

AmsiNews

REKOMENDASI

1 Ramadan 1446 H Jatuh pada Sabtu 1 Maret 2025

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Fenomena Atmosfer Memicu Hujan di Musim Kemarau

KKP Lepas 937.200 Benih Lobster dan 75.000 Benih Sidat

Usut Penyebab Hilangnya Nyawa ABK Indonesia di Kapal Ikan Tiongkok

Tingkatkan Kualitas Konten Dengan Memastikan Orisinalitas Dan Menghindari Duplikasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.