Darilaut – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan patroli pengawasan di menara suar Pulau Iyu Kecil yang berada di Selat Malaka.
Tim yang melakukan patroli berasal dari pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban. Patroli pengawasan dan pengamanan di sekitar menara tersebut dengan menggunakan Kapal Negara Sarotama-P112.
Kepala PLP Tanjung Uban, Capt Handry Sulfian, mengatakan, kegiatan patroli ini bagian dari pengawasan perairan alur TSS Selat Malaka dan Selat Singapura.
“Di Menara Suar di bawah Kantor Distrik Navigasi Kelas I Dumai itu, dilakukan pengecekan terkait pertukaran informasi yang terjadi di sekitar perairan Selat Malaka khususnya sekitar perairan Pulau Iyu Kecil,” kata Handry.
Menurut Handry, di sana terdapat jenis radar Rafi Vessel Traffic Service (VTS) yang jangkauan radarnya meliputi perairan Batam, Selat Singapura, Tanjung Balai Karimun, dan Selat Malaka. Terdapat juga lampu suar yakni lampu Sabik yang memiliki jangkauan luas 12 mil.
PLP Tanjung Uban terus berupaya semaksimal mungkin memantau, mengawasi, dan mengamankan perairan di wilayah Indonesia yang berada di wilayah kerjanya.
“Keselamatan dan keamanan pelayaran tak bisa ditawar untuknya patroli semacam ini terus dilakukan secara intensif guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Handry.
Menurut Nakhoda kapal patroli KN Sarotama – P112, Nicco Morris Selayar, radar di menara suar tersebut terkoneksi ke VTS Batam.
Dalam mengelola TSS Selat Malaka dan Selat Singapura, dilakukan oleh tiga negara pantai yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Indonesia berkomitmen untuk menjaga agar alur di kedua Selat tersebut lancar dan aman didukung oleh sarana dan prasarana VTS yang berada di area wilayah perairan itu.
Pada awal Januari 2020, KN Sarotama P-112 melakukan kegiatan patroli rutin di wilayah perairan Kepulauan Natuna. Patroli rutin dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan tugas sesuai dengan kewenangannya dalam melaksanakan penegakan hukum di laut.
Pangkalan PLP Tanjung Uban bersinergi dengan Kementerian atau Lembaga lain untuk bersama-sama melaksanakan patroli bersama di laut.
Terdapat 5 pangkalan PLP milik Kemenhub yang tersebar di berbagai daerah. Masing-masing PLP Kelas I Tanjung Priok, PLP Kelas II Tanjung Uban, PLP Kelas II Surabaya, PLP Kelas II Bitung dan PLP Kelas II Tual. Total armada kapal patroli sebanyak 39 unit dari berbagai kelas.*
