Darilaut – Australian Deputy Ambassador to Indonesia, Gita Kamath, mengatakan, pemerintah Australia berkomitmen mendukung penguatan ekosistem riset di Indonesia melalui berbagai program kolaborasi internasional.
Salah satunya melalui Program KONEKSI, yang mendanai berbagai riset inovatif multisektoral.
Program ini turut mendukung pengembangan platform kesehatan digital “HELLO STROKE”, hasil kolaborasi peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Monash University.
Platform berbasis web tersebut dikembangkan untuk meningkatkan edukasi dan penanganan dini penyakit stroke di masyarakat.
Selain itu, Australia juga menjalankan Program PAIR (Partnership for Australia-Indonesia Research), yakni program penelitian bersama yang berfokus pada isu perubahan iklim dan pengembangan masyarakat pesisir, termasuk di wilayah Sulawesi.
Hal ini disampaikan Gita saat memberikan kuliah tamu yang digelar di Aula Rektorat UNG, Senin (18/5).
Kuliah tamu tersebut mengangkat tema hubungan bilateral Australia–Indonesia dan dihadiri oleh dosen serta mahasiswa dari berbagai fakultas.
Kehadiran diplomat Australia itu menjadi momentum penting bagi UNG dalam memperkuat wawasan global sivitas akademika sekaligus membuka ruang dialog internasional yang lebih luas.



