Darilaut – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong akselerasi model bisnis dan siap memperkuat sinergi dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) melalui pendekatan kolaborasi heksa heliks.
Langkah strategis ini diambil guna merespons perubahan pesat lanskap media digital, adaptasi teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), serta kebutuhan formulasi model bisnis media baru.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengatakan, kolaborasi dengan AMSI itu penting karena timbal baliknya bisa saling mendukung antara subsektor ekraf dengan media begitu juga sebaliknya. Tentu anggota AMSI sudah banyak yang usahanya berdaya dan mandiri sehingga yang kita perlukan adalah akselerasi.
“Kementerian Ekraf bisa melakukan kurasi bareng bersama AMSI dengan cara memperkuat komersialisasi IP, scale up akses pasar, hingga membantu promosi jejaring dari tingkat nasional ke global,” ujar Menekraf saat menerima audiensi pengurus AMSI di Autograph Tower, Jakarta, Senin (21/9).
Menekraf menegaskan bahwa pengembangan ekosistem ekonomi kreatif membutuhkan keterlibatan aktif elemen heksa heliks, tempat media berperan sentral memperluas jangkauan serta nilai tambah publikasi karya dan talenta kreatif.
Media siber tidak sekadar bertindak sebagai kanal pemberitaan, melainkan menjadi akselerator promosi, distribusi, dan perluasan pasar pada rantai nilai ekonomi kreatif nasional.




