Darilaut – Aliansi internasional baru untuk Sistem Pengamatan Laut Global atau Global Ocean Observing System (GOOS) telah diluncurkan dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81.
Inisiatif ini menggalang komitmen pemerintah untuk memperkuat dukungan terhadap pengamatan laut, yang sangat penting bagi semua negara—baik negara pesisir maupun negara yang tidak memiliki akses langsung ke laut (landlocked).
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, secara resmi meluncurkan Aliansi Internasional OceanEye untuk Sistem Pengamatan Laut Global dalam acara tingkat tinggi penggalangan komitmen di Markas Besar PBB di New York.
Acara ini diselenggarakan melalui kerja sama dengan Komisi Oseanografi Antarpemerintah (IOC) UNESCO dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), yang keduanya merupakan organisasi pendukung bersama GOOS.
Digelar selama Pekan Tingkat Tinggi Majelis Umum PBB ke-81, acara ini mempertemukan para kepala negara, kepala pemerintahan, dan menteri untuk memperkuat dukungan terhadap pengamatan laut global.
Pengamatan ini sangat penting bagi keselamatan navigasi, prakiraan cuaca, prediksi iklim, ketahanan wilayah pesisir, perlindungan laut lepas, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai wujud dukungan dan kolaborasi dari para ketua bersama Aliansi Internasional tersebut, Uni Eropa menjanjikan tambahan dana sebesar €92 juta untuk kegiatan pengamatan laut, sementara Perdana Menteri Carney menjanjikan dana sebesar CAD $82 juta selama lima tahun untuk memperluas kemampuan Kanada dalam mengamati laut kita.




