”Kebutuhan yang saat ini sangat diperlukan adalah logistik, alat medis, dan air minum.”
Mahasiswa KKN juga mengumpulkan data titik pengungsian untuk diteruskan ke Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Data ini akan menyokong koordinasi bersama BPBD setempat serta Rumah Sakit PKU Muhammadiyah terdekat yang telah siaga di lokasi bencana.
UMY bergerak cepat merespons bencana gempa bumi. Selain memastikan keselamatan seluruh mahasiswa KKN, UMY menyalurkan bantuan awal untuk mahasiswa dan warga di sekitar lokasi terdampak.
UMY juga melancarkan aksi penggalangan dana di lingkungan kampus serta mengirimkan bantuan logistik secara bertahap. Setelah menyalurkan bantuan dana respon cepat untuk kebutuhan operasional di lapangan, armada bantuan fisik lanjutan dikirimkan ke lokasi bencana.

Bantuan lanjutan tersebut meliputi 20 unit tenda terpal, 100 lembar selimut, paket perlengkapan keluarga (family kit), obat-obatan, vitamin, serta sembako.
Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, menjelaskan bahwa pihak kampus melalui LazisMu UMY terus berkoordinasi secara terstruktur dengan LazisMu Pusat dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Koordinasi terpadu ini penting agar pemetaan kebutuhan, penghimpunan, hingga penyaluran bantuan di lapangan berjalan terintegrasi dan tepat sasaran, kata Rektor UMY.




