KLHK dan Pusat Kemaritiman UNG Bersihkan Sampah di Pantai Leato Selatan, Gorontalo

FOTO: DOK. ISTIMEWA

Jakarta – Sebanyak 900 kilogram sampah, terutama plastik, diangkat di pantai Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (3/8). Kegiatan membersihkan sampah di pantai melalui gerakan Indonesia Coastal Clean-Up (CCU) ini, kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pusat Kemaritiman Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Kepala Pusat Kemaritiman UNG Femy Sahami mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, dimana dari hasil kegiatan ini diperkirakan terkumpul sekitar 900 kg sampah.

Hasil membersihkan sampah di pantai Leato Selatan selanjutnya dianalisis untuk mengetahui kelimpahan masing-masing jenis.

Menurut Femy, pelaksanaan CCU kali ini lebih terukur karena kegiatannya tidak terpusat pada satu lokasi. Tapi dibagi menjadi beberapa zona. Sampah yang terkumpul disortir dan dikelompokkan berdasarkan jenis dan selanjutnya dihitung dan ditimbang untuk setiap jenisnya.

FOTO: DOK. ISTIMEWA

Peserta yang membersihkan sampah di pantai Leato Selatan ini sebanyak 400 orang, yang dirangkaikan dengan peringatan hari kemerdekaan RI ke 74.

Dalam pelaksaanaan CCU, semua perlatan yang digunakan untuk menampung sampah tidak menggunakan bahan plastik, melainkan menggunakan keranjang rotan, karung goni, kantong jaring maupun karung bekas.

Untuk keperluan peserta, pelaksana tidak menyediakan air minum dalam kemasan, melainkan telah menyediakan air minum dalam galon dan memfasilitasi peserta dengan tumbler, sehingga sampah plastik memang benar-benar sangat dihindari.

Hal ini memberikan gambaran akan komitmen terhadap pengurangan sampah plastik. Harapannya semoga kegiatan ini dapat lebih memberikan kesadaran kepada masyarakat terutama mengedukasi siswa-siswi SMA yang telah mengambil bagian dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMA, mahasiswa, dosen dan pegawai FPIK dan LPPM UNG, Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Gorontalo-Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo, DLHK Kota Gorontalo, LSM dan masyarakat pesisir Leato Selatan. Dinas Kesehatan Kota Gorontalo melalui bantuan tenaga medis sebanyak 12 personil dan peralatan medis, ikut mendukung kegiatan ini.*

Exit mobile version